Ditreskrim Polda Jateng Usut Dugaan Penyelewengan BPNT

Editor: Ivan Aditya

BANYUMAS, KRJOGJA.com – Mendukung pengusutan dugaan penyelewengan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), sejumlah warga Banyumas mendatangi Ditreskrimsus Polda Jateng, Rabu ( 21/04/2021). Mereka didampingi kuasa hukum dari Tim Kantor Hukum Nanang Sugiri SH Purwokerto. Kedatangan mereka di Ditreskrim untuk menyampaikan surat dukungan kepada Kapolda Jateng.

Surat dukungan tersebut disampaikan ke Ditreskrimsus Polda Jateng yang diterima oleh AKBP Kusnandar SH, selaku Kanit I Subdit III Ditreskrimsus Polda Jateng. Pemberian surat tersebut sebagai bentuk dukungan terkait dengan penyelidikan dugaan penyelewengan program BPNT di Banyumas, yang tengah ditangani Ditreskrimsus Polda Jateng.

Nanang Sugiri SH selaku tim kuasa yang mendampingi sejumlah warga kepada KRJOGJA.com, Kamis (22/04/2021) mengatakan, sebagai warga, masyarakat Banyumas merasa perlu untuk memberikan dukungan secara moril kepada Ditreskrimsus Polda Jawa Tengah terkait penanganan perkara dugaan Penyelewengan Dana BPNT di Kabupaten Banyumas. Menurutnya saat perwakilan warga Banyumas mendatangi Ditreskrimsus, penyidik tengah melakukan pemeriksaan terhadap para suplier BPNT dari Banyumas.

Pada pertemuan tersebut perwakilan warga Banyumas berlangsung sekitar 15 menit.” Prinsipnya warga Banyumas ikut mendukung dan sekaligus mengawal, atas penanganan perkara dugaan penyelewengan BPNT di Banyumas,” ungkapnya.

Nanang, menjelaskan dukungan terhadap penyidik Ditreskrimsus Polda Jateng, sejalan dengan aturan Perundang-undangan, sebagaimana diatur dan dimaksud dalam Pasal 41 ayat (1), (2a), dan (2b) terkait Peran Serta Masyarakat dalam UU no 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pindana Korupsi.

Adapun mengenai dukungan yang disampaikan secara tertulis adalah untuk mendukung hingga tuntas seluruh proses hukum yang sedang ditangani oleh Ditreskrimsus Polda Jateng, atas dugaan penyelewengan dana tersebut dengan tetap menjunjung tinggi asas Praduga Tak Bersalah (Presumption Of Innocence). Hal itu demi tercapainya kepastian hukum yang berkeadilan.

Dalam kesempatan tersebut pihaknya juga menyampaikan meminta kepada Ditreskrimsus Polda Jateng untuk terus memberikan transparansi terkait perkembangan proses hukum kasus tersebut. (Dri)

BERITA REKOMENDASI