Dua Kali Gagal Bunuh Diri, Hasan Akhirnya Sukses ‘Ngendhat’

Editor: KRjogja/Gus

PURBALINGGA (KRjogja.com) – Setelah sebelumnya dua kali mencoba bunuh diri, keinginan Hasan (40) mengakhiri hidupnya tidak bisa dicegah lagi. Warga Desa Sidanegara, Kecamatan Kaligondang ditemukan tewas tergantung di rumah kakaknya, Maryanto (44), RT 3 RW 1, Desa Arenan, Kecamatan Kaligondang, Rabu (9/11) siang. Diduga pria paruh baya ini nekat mengakhiri hidupnya karena depresi akibat permasalahan ekonomi dan keluarga.

 

Kejadian tersebut kali pertama diketahui oleh Maryanto sekitar pukul 12.00.  Setelah mengantar istri ke warung, Maryanto pulang ke rumahnya. Saat masuk kamar, dia melihat korban sudah dalam keadaan tergantung dengan kain menjerat di leher.

Setelah mendapat laporan, petugas Polsek Kaligondang, Inafis Polres Purbalingga dan Puskesmas Kaligondang kemudian datang ke lokasi kejadian. Polisi melakukan olah TKP dan meminta keterangan dari para saksi mata. Setelah diturunkan dari gantungan, petugas medis melakukan visum luar terhadap tubuh korban.

"Dari hasil visum dipastikan tidak ada tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. Kemungkinan besar korban meninggal akibat bunuh diri, karena salah satu cirinya dari kemaluannya keluar air mani. Korban meninggal karena kehabisan nafas karena jeratan di leher," tutur Kapolsek Kaligondang AKP SS Udiono, Rabu siang (9/11).

Pihak keluarga korban menyebutkan Hasan mulai mengalami gangguan jiwa sejak dua tahun lalu karena permasalahan ekonomi dan keluarga. Upaya keluarga mengobatinya di berbagai tempat tidak membuahkan hasil. Penyakit korban masih sering kambuh. "Sudah dua kali mencoba bunuh diri tapi berhasil digagalkan," ujar Maryanto. (Rus)

 

BERITA REKOMENDASI