Dukung Palestina, MUI Jateng Serukan Baca Qunut Nazilah

Editor: Ivan Aditya

SEMARANG, KRJOGJA.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah dan sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam mengecam keras pernyataan Presiden Amerika Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel. Ketua Umum MUI Jateng, Dr KH Ahmad Darodji MSi menyerukan kepada umat Islam dan imam masjid se-Jateng agar mengajak para jamaah salat Jumat membaca Qunut Nazilah sebagai bentuk dukungan spiritual bagi keutuhan dan negara Palestina dari penjajahan Israel.

“Qunut Nazilah adalah doa yang sempat dipanjatkan Nabi Muhammad SAW ketika mendapat musibah. Doa itu menjadi doa standar yang dipanjatkan ketika umat mengalami kendala serius,” tegas Kiai Ahmad Darodji kepada KRJOGJA.com, Kamis (14/12/2017).

MUI menilai pernyataan Trump adalah langkah politik dan bentuk dukungan atas penjajahan Israel terhadap rakyat Palestina. Yerusalem yang di dalamnya terdapat Masjid Al Aqsha pernah menjadi tempat perjalanan Isra' dan Mi'raj Nabi Muhammad SAW, sebagai kiblat umat Islam yang hingga kini diyakini sebagai kota suci ketiga umat Islam sedunia, meskipun diyakini juga sebagai kota suci umat Nasrani dan Yahudi.

Dalam pernyataan sikap yang ditandatangani tokoh agama dan pimpinan ormas Islam se-Jateng itu, MUI Jateng mengimbau seluruh negara anggota Organisasi Konferensi Islam (OKI) yang sedang menggelar konferensi tingkat tinggi (KTT) luar biasa di Istambul, Turki bisa mengawal keputusan KTT untuk memberi dukungan penuh terhadap perjuangan rakyat Palestina untuk meraih kemerdekaan.

“MUI Jateng secara tegas juga mendukung sikap dan usulan pemerintah RI yang telah menyampaikan enam poin usulan sikap negara-negara anggota OKI terhadap langkah AS yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel,” tegas KH Darodji.

Selain itu, pemerintah RI perlu mengambil langkah-langkah deplomatik terhadap AS agar tidak melakukan hal-hal sewenang-wenang terhadap negara mana pun, tidak mengganggu perdamaian dan ketenangan dunia. “Pernyataan sikap juga akan disampaikan kepada Dubes AS di Indonesia dan Ketua Umum MUI Pusat sebagai tembusan,” jelasnya. (Isi)

BERITA REKOMENDASI