Dukung Usut Korupsi Dana JPS, Senilai Rp 2,1 Miliar, Kombatan Datangi Kejari Purwokerto

Editor: KRjogja/Gus

PURWOKERTO, KRJOGJA.com – Mendukung untuk mengusut kasus korupsi dana jaring pengaman sosial (JPS) dari Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) senilai Rp 2,1 miliar, puluhan orang yang menamakan Koalisi Masyarakat Banyumas Tegakkan Keadilan (Kombatan) mendatangi Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwokerto, Selasa (23/3/2021) sore.

Massa yang menumpang mobil berkumpul di halaman Kejari Purwokerto melakukan orasi dan aksi teatrikal menampilkan “Bendo Melon” dilanjutkan dengan penyerahan surat pernyataan sikap dan dukungan kepada Kajari Purwokerto, Sunarwan.

Koordinator Kombatan Taufik Hidayat mengatakan bahwa aksi damai tersebut merupakan bentuk dukungan kepada Kejari Purwokerto untuk nengusut dalang utama di balik kasus dugaan korupsi dana JPS Kemenaker tersebut.

“Bunda Melon, yang digambarkan dalam teatrikal tersebut merupakan orang berpengaruh di Banyumas, punya jabatan, dan memiliki akses ke Kemenaker yang menfasilitasi turunnya dana JPS, ” kata Taufik.

Kajari Purwokerto Sunarwan yang menemui dan menerima pernyataan dukungan mengapreasi dukungannya dan mengungkapkann pihaknya bersikap profesional dalam pengusuatan kasus tersebut.

” Kami apresiasi dukungan dari masyarakat, tentunya dalam menangani kasus ini kami profesional. Kami masih gali sedalam-dalamnya, kami bekerja berdasar alat bukti yang ada,” kata Sunarwan.

Ia menjelaskan untuk sementara masih ada dua orang yang ditetapkan tersangka dan tidak menutup kemungkinan akan bertambah, tergantung alat bukti yang ditemukan dalam penyidikan.

BERITA REKOMENDASI