Empat ASN di Cilacap Terinfeksi Covid-19

Editor: Ivan Aditya

CILACAP, KRJOGJA.com – Jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Cilacap mendadak melonjak tajam menjadi 26 kasus dari semula enam kasus, menyusul diterimanya hasil tes PCR (Polymerase Chain Reaction) atau tes usap secara massal terhadap 339 orang sejak 6 Agustus sampai 13 Agustus lalu.

“Dari tes PCR kelompok Prolanis (Program Pengelolaan Penyakit Kronis) Puskesmas dan kelompok Aparatur Sipil Negara (ASN) calon peserta Diklat itu, ada 20 orang yang dinyatakan positif Covid-19,”ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cilacap Farid Ma’ruf, Rabu (19/08/2020).

Menurutnya, dari 20 orang positif itu, 4 orang diantaranya, ASN (Aparatur Sipil Negara). Keempat ASN itu hendak mengikuti diklatpim (Pendidikan pelatihan kepemimpinan) IV.

“Sebenarnya ada 30 ASN yang akan mengikuti Diklatpim IV dan syaratnya harus dites PCR dulu. Ternyata ada 4 ASN yang dinyatakan positif dan 26 ASN lainnya negatif ,”lanjutnya.

Dengan temuan baru positif Covid-19 itu, maka pasien terkonfirmasi Covid-19 di Cilacap, yang mendapatkan perawatan menjadi 26 orang, karena jumlah sebelumnya 6 orang pasien. Sedang jumlah seluruhnya, yang terkonfirmasi Covid-19, sejak Maret – Agustus 2020 di Cilacap sebanyak 103 orang.

Dengan rincian 76 orang dinyatakan sembuh, 26 orang dalam perawatan dan satu orang meninggal dunia. Terkait temuan baru positif Covid-19 tersebut, Tim Gugus Tugas Covid-19 Cilacap langsung melakukan tes PCR terhadap para pegawai pada empat OPD (Organisasi perangkat daerah) asal tempat bekerja empat ASN yang dinyatakan positif Covid-19 itu.
“Setiap OPD kita ambil sampelnya 20 persen dari jumlah pegawai yang ada. Baik yang ASN maupun non ASN,”lanjutnya. (Otu)

 

BERITA REKOMENDASI