Empat Titik Api Kebakaran Hutan Gunung Slamet Belum Padam

PURWOKERTO, KRJOGJA.com – Empat titik api kebakaran  hutan Gunung Slamet, Minggu (22/9/2019) masih ditemukan di ketinggian 2700 mdpl diatas Dusun Kalipagu, Desa Ketenger, Baturraden yang masuk wilayah Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Gunung Slamet Barat, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Timur. 

Komandan Operasi Lapangan Karhutla Gunung Slamet, yang juga Dandim 0701/Banyumas, Letkol Inf. Candra, Minggu (22/9/2019) menjelaskan
dari perkembangan sebenarnya sebelumnya sudah stabil  terkontrol, titik api yang ada diatas kemarin sudah padam, kemudian sudah dilokalisir dengan membuat sekat itu. 

"Tetapi ada perkembangan pagi ini ada empat titik api baru," kata  Letkol Inf Candra. Berkaitan dengan kondisi masih ada empat titik api yang belum padam,kemudian kembali diturunkan tim kelima gabungan TNI, Polri dan Relawan yang berjumlah 16 personel untuk melakukan pemadaman di ketinggian 2700 hingga 3000 mdpl. 

Perjalanan untuk menuju lokasi kebakaran dengan kondisi medan yang terjal diperkirakan memakan waktu 8 jam. Sebalumnya untuk  memadamkan hutan lindung yang terbakar sudah menurunkan empat tim gabungan di petak 58D-10, 58D-11 dan 58D-12.  

Untuk tim empat tersebut berangkat melalui jalur Kalipagu dan menemukan empat titik api dan tempat berbeda. 

Titik api tersebut dimungkinkan merupakan loncatan akibat faktor angin atau faktor alam. Sehingga perlu penanganan segera. Sedang untuk luasan hutan Gunung Slamet yang terbakar data sementara hingga saat ini sekitar 15 hektare di  petak 58D-10, 58D-11 dan 58D-12 yang masuk wilayah BKBH Gunung Slamet Barat. (Dri)

BERITA REKOMENDASI