Forkompimda dan Tokoh Masyarakat Divaksin Pertama

Editor: Ivan Aditya

PURBALINGGA, KRJOGJA.com – Forkopimda dan sejumlah tokoh masyarakat di Purbalingga mendapat kesempatan pertama vaksinasi Covid-19, pada Pencanangan vaksinasi covid-19 di Purbalingga, di aula RSUD Gutheng Tarunadibrata, Senin (25/01/2021). Bupati Dyah Hayuning Pratiwi dan Kepala Kejaksanaan Negeri (Kajari) Lalu Syaifuddin tidak ikut menjalani vaksinasi karena pernah terkonfirmasi Covid-19, sedangkan Komandan Kodim 0702 Purbalingga Letkol Decky Zulhas juga tidak divaksin karena akan menjalani vaksinasi oleh internal TNI AD.

Kepala Dinas Kesehatan Purbalingga, Hanung Wikantono menuturkan, pada program vaksinasi covid-19, Purbalingga mendapat jatah 5.000 dosis vaksin untuk 2.500 orang. Masing-masing 2.480 tenaga kesehatan (nakes) dan 20 dosis digunakan untuk pencanangan hari ini.

“Setelah tenaga kesehatan, nanti dilanjutkan petugas yang bekerja di sektor pelayanan publik, masyarakat rentan termasuk pelaku ekonomi sejumlah 651.954 orang dengan kebutuhan vaksin multi dosis 1.539.009,” ujarnya.

Hanung menambahkan, vaksinasi akan dilakukan oleh tidak kurang dari 185 vaksinator terlatih dan tersebar di 33 fasilitas kesehatan. Penerima vaksin menjalani proses skrining sebelum menjalani vaksinasi dengan tidak kurang dari 16 pertanyaan yang akan diajukan pada calon penerima vaksin. “Calon penerima vaksin juga ditanya sudah pernah terpapar covid-19 atau belum,” ujar Hanung.

Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi) menegaskan, vaksin yang digunakan sudah melalui uji klinis dan dinyatakan aman serta halal. Bupati Tiwi mengimbau agar masyarakat tidak ragu dan tidak takut untuk divaksin. Tiwi berharap program vaksinasi covid-19 bisa menekan secara signifikan angka penyebaran covid-19 baik tingka nasional terkhusus di Purbalingga.

“Kami jajaran Pemkab Purbalingga menjamin vaksin ini memang aman dan bisa menekan angka covid-19,” ujarnya. (Rus)

BERITA REKOMENDASI