Gelombang Laut Cilacap Seret Dua Anak SD, Seorang Tewas

CILACAP, KRJOGJA.com – Seorang siswa SD ditemukan tewas dan seorang lainnya selamat setelah ditolong nelayan, akibat terseret gelombang laut saat bermain air di perairan Pantai Lengkong, Mertasinga, Cilacap Utara, Kamis (26/12/2019). 

Baca Juga: Tim SAR Selamatkan 2 Wisatawan Digulung Ombak Parangtritis

Korban tewas atas nama Dimas Aditya Saputra (11), siswa kelas 4 SD warga Jalan Singa Laut RT01/13 Kelurahan Mertasinga, Kecamatan Cilacap Utara, Kabupaten Cilacap. Sedang korban selamat Rizky Pramudya Amsyar (10) Pelajar kelas 4 SD warga Jalan Lingkar Timur RT01/05 Desa Karang Kandri Kecamatan Kesugihan, Cilacap. 

Kapolres Cilacap AKBP Djoko Julianto melalui Kasat Polair AKP Huda Syafii mengatakan, Kamis pagi, kedua korban tewas dan selamat bersama-sama pergi bermain ke laut untuk mengisi kegiatan liburan akhir tahun 2019. Ketika sampai Pantai Lengkong mereka tertarik mandi di laut. 

"Namun naas, ketika mereka tengah asyik bermain air, mendadak datang gombang tinggi yang menghantam kedua anak itu dan menyeretnya ke tengah," katanya. 

Peristiwa itu sempat diketahui dua nelayan yang tengah pulang melaut menggunakan perahu. Seketika salah satu nelayan tersebut terjun ke laut untuk menolong dua anak yang tubuh yang tubuhnya timbul tenggelam terbawa gelombang.

Namun demikian, upaya pertolongan itu hanya dapat menyelamatkan seorang anak. Sedang seorang anak lainnya hilang tenggelam. Begitu mencapai daratan, korban yang berhasil diselamat langsung dikirim ke poliklinik atau balai pengobatan di Mertasinga untuk mendapatkan perawatan. 

Satpol Air Polres Cilacap yang dapatkan laporan langsung menurunkan tim untuk melakukan pencarian korban hilang tenggelam, bersama Basarnas  dan SAR Wijayakusuma. 

Baca Juga: ABK Asal Purworejo Diduga Jadi Korban Kapal Tenggelam

Upaya pencarian korban hilang dengan menyisir pantai Lengkong baru berhasil Kamis siang. Korban Dimas Aditya Saputra, ditemukan dalam keadaan tewas dengan jenazahnya muncul di permukaan laut, sehingga tim SAR gabungan langsung mengevakuasinya. 

Prakirawan Cuaca Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung, Cilacap mengatakan, Cuaca di perairan laut Selatan Jawa Tengah dan Yogyakarta, angin bertiup variabel dengan kecepatan 5-15 knots, dan tinggi gelombang antara 0.5-3 meter. Meski terbilang 'landai' namun warga diharapkan tetap waspada. (Otu)

BERITA REKOMENDASI