GeoDipa Berikan 0,5 Persen Keuntungan PLTP Dieng Kepada Pemkab Banjarnegara

Editor: Ivan Aditya

BANJARNEGARA,KRJOGJA.com-Bonus produksi 0,5 persen/tahun dari keuntungan operasional Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Dieng Unit 2 akan diterima oleh Pemkab Banjarnegara secara rutin setiap tahun. Bonus produksi dikucurkan di luar bagi hasil mulai 2025 atau setahun setelah PLTP Dieng Unit 2 beroperasi pada 2024. PLTP tersebut sedang dibangun oleh PT Geo Dipa Energi (GeoDipa), sebuan BUMN dibawah Kementerian Keuangan.

General Manajer proyek PLTP Dieng Unit 2, Supriadinata Marza, mengatakan, pembagian bonus produksi merupakan konstribusi GeoDipa ke kas daerah, diatur oleh Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2014 tentang Panas Bumi. “Ke depan, GeoDipa akan lebih banyak memberikan manfaat melalui berbagai program community development hingga peningkatan pendapatan daerah. Kontribusi GeoDipa bagi masyarakat dan Pemkab dilakukan lewat program pemberdayaan masyarakat, baik pendidikan, kesehatan, perekonomian, sosial budaya, dan pembangunan infrastruktur,” katanya.

Hal itu disampaikan pada acara pemaparan pemboran (drilling expose) sumur panas bumi Dieng 31, Senin (15/11/2021). Pemaparan berlangsung di aula Kantor PT Geo Dipa Energi (Persero) Unit Dieng, dihadiri pelaksana harian bupati Banjarnegara Syamsudin bersama Forkompinda serta 4 Kades di sekitar lokasi proyek.

Menurut Supriadinata Marza, sumur Dieng 31 berada di Desa Karangtengah, merupakan satu dari 10 sumur yang akan memasok energi panas bumi untuk membangkitkan listrik PLTP Dieng Unit 2 berkapsitas 55 Mega Watt (MW). “Kami telah melakukan persiapan matang dalam pelaksanaan pemboran baik dari sisi operasional maupun dari sisi sosial dan lingkungan. Kami juga menerapkan protokol kesehatan secara ketat agar kegiatan pemboran berjalan lancar,” katanya.

PLTP Unit 2 masuk dalam program strategis nasional Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) tahun 2019-2028. Sebelumnya, dibangun PLTP Dieng Unit 1 (55 MW) dan PLTP Dieng Small Scale 10 MW.

Supriadinata Marza mengatakan, potensi energi panas bumi pegunungan Dieng cukup besar sehingga memungkinkan dibangun banyak PLTP. “Dari hasil survei yang kami lakukan, ditemukan potensi 250-an MW. Maka setelah Dieng Unit 2 selesai, dapat dibangun unit 3, 4 dan seterusnya,” ujarnya sambil menambahkan, pembangunan PLTP memiliki berbagai nilai strategis bagi pemerintah, lingkungan hidup, dan masyarakat sekitar proyek.

Ke depan, GeoDipa akan lebih banyak memberikan manfaat melalui berbagai program community development hingga peningkatan pendapatan daerah. “Kontribusi GeoDipa bagi masyarakat dan Pemkab dilakukan lewat program pemberdayaan masyarakat, baik pendidikan, kesehatan, perekonomian, sosial budaya, dan pembangunan infrastruktur,” kata Supriadinata Marza pula.

Pelaksana harian Bupati Banjarnegara, Syamsudin, menyatakan, Pemkab Banjarnegara mendukung penuh pengembangan PLTP Dieng oleh GeoDipa. “Sekiranya ada hal-hal yang menjadi kendala, kami dan rekan-rekan Forkompinda siap memfasilitasi demi kebaikan kita bersama dan masyarakat. Prinsipnya, mari kita bersama-sama, bahu membahu untuk kepentingan Banjarnegara,” katanya.

Menurut Syamsudin, panas bumi merupakan energi baru terbarukan yang pengelolaannya perlu dilakukan seoptimal mungkin agar dapat dimanfaatkan bagi sebesar-besarnya kemakmuran dan kesejahteraan rakyat. (Mad)

BERITA REKOMENDASI