GeoDipa Gelar Doa Bersama Masyarakat di Lokasi PLTP Dieng 2

Editor: Ary B Prass

BANJARNEGARA, KRJOGJA.comPerusahaan pelat merah di bawah Kementerian Keuangan, PT Geo Dipa Energi (Persero)  atau GeoDipa Dieng, bersama dengan masyarakat sekitar proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas bumi (PLTP) Dieng 2, menggelar silaturahmi dan doa bersama di lokasi pengeboran ,Sumur 31 di Desa Karangtengah Kecamatan Batur Dieng, Banjarnegara.
Silaturahmi dan doa bersama digelar Kamis (13/1/2022), dihadiri manajemen GeoDipa, kontraktor pelaksana proyek PT Plumpang Raya Anugrah (PRA), unsur perangkat desa dan tokoh masyarakat setempat. Acara tersebut digelar terbatas dengan menerapakan disiplin protokol kesehatan serta tetap memperhatikan aspek keselamatan yakni pada zona aman dari titik lokasi pemboran.
General Manajer proyek PLTP Dieng 2 Supriadinata Marza atau yang akrab dipanggil Rio mengatakan, doa bersama digelar untuk menjalin silaturahmi  antara pihak perusahaan dan masyarakat sekitar  agar terjalin komunikasi yang baik.
“Pada prinsipnya proyek ini bukan hanya milik perusahaan saja, namun juga milik masyarakat. Ke depan, PLTP Dieng  bisa memberikan manfaat secara luas baik kepada pemerintah daerah maupun masyarakat,” katanya.
PLTP Dieng 2 akan beroperasi pada 2024 dengan kapasitas 55 Mega Watt (MW), disalurkan ke transmisi 150 KV jaringan Jawa-Bali. Sumur Dieng 31 merupakan salah satu dari 5 sumur produksi di samping 5 sumur injeksi yang dibor untuk PLTP Dieng 2. Pemkab Banjarnegara bakal menerima bonus produksi secara rutin 0,5 persen/tahun dari keuntungan operasional, sebagaimana diatur oleh Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2014 tentang Panas Bumi.
Menurut Rio, GeoDipa akan  terus melakukan komunikasi dan koordinasi dengan masyarakat sehingga masyarakat menjadi lebih lega dan tidak takut sehubungan dibangunnya PLTP yang memanfaatkan energi panas bumi atau geothermal itu. “Kami atas nama GeoDipa mengucapkan terima kasih banyak kepada Ibu dan Bapak sekalian yang sudah berkenan hadir meluangkan waktunya untuk mempererat tali silaturahmi serta mendoakan proyek ini berjalan lancar,” katanya pula.
Rio menambahkan, pertemuan dengan warga di lokasi proyek merupakan kali pertama sejak kegiatan proyek dimulai beberapa bulan lalu. GeoDipa
ingin masyarakat tahu tentang aktivitas yang sedang dikerjakan dan sudah sejauh mana perkembangan proyek dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan.

BERITA REKOMENDASI