Harga Gabah di Petani Turun, Bulog Mulai Serap Gabah

Editor: KRjogja/Gus

BANYUMAS,KRJOGJA.com – Bulog Subdivisi Regional (Subdivre) Banyumas, mulai membeli gabah petani. Pembeli gabah petani menyusul harga gabah kering panen (Gkp) di wilayah Banyumas, mulai turun, menyusul petani sudah memasuki panen. 

"Saat ini harga gabah Gkp di tingkat petani Rp 4.300 per kilogram (kg) padahal setengah bulan lalu Rp 6.300 per kg," kata Acan (45) pedagang gabah dan beras di Desa Kedungmalang, Sumbang, Banyumas, saat dihubungi, Kamis  (15/3/2018).

Pengakuan senada juga diungkapkan Sunar (48) petani asal Sumbang. Sunar mengungkapkan menurunnya harga gabah di Banyumas, karena di Banyumas mulai memasuki panen raya.

Kepala Bulog Subdivre Banyumas Sony Supriyadi, yang dihubungi terpisah, menjelaskan, Bulog sudah melakukan kontrak dengan mitra atau pedagang sebanyak 2.150 ton, sedang realisasi sampai saat ini 1.027 ton, dengan pembelian harga fleksbelitas.

" Sampai saat ini Bulog bersama mitra terus melakukan penyerapan beras di sejumlah wilayah yang sekarang memasuki panen raya," kata Sony.

Dijelaskan hampir seluruh wilayah kerja Bulog Sub Divre Banyumas yang meliputi empat kabupaten yakni Kabupaten Banyumas, Cilacap,Purbalingga, Banjarnegara, telah memasuki panen raya, sehingga Bulog terus melakukan penyerapan.

Sedang harga fleksibelitas yakni untuk Gkp Rp 4.450 per kg, Gkg Rp 5.580 per kg, kemudian untuk beras medium Rp 8.760 per kg. Bulog Banyumas tahun ini ditarget menyerap beras petani sebanyak 53 ribu ton. (Dri)

 

BERITA REKOMENDASI