Herni Sulasti Resmi Jabat Sekda Purbalingga

Editor: Ivan Aditya

PURBALINGGA, KRJOGJA.com – Herni Sulasti SH MH CfrA resmi menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Purbalingga. Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi) mengambil sumpah mantan Inspektur Daerah Kabupaten Banyumas itu, Rabu sore (15/09/2021). Ibu satu anak itu mengungguli dua kompetitornya, yakni Tri Gunawan (Sekretaris DPRD Purbalingga) dan Hanung Wikantono (Kepala Dinas Kesehatan Purbalingga.

“Saya sangat berharap sejumlah keberhasilan/hal positif yang telah diraih di Kabupaten Banyumas untuk dapat ditularkan dan diwujudkan di Purbalingga,” tutur Bupati Tiwi, usai melantik dan mengambil sumpah Sekda Herni Sulasti.

Tiwi menyebut sejumlah prestasi yang ditoreh Herni saat menjabat Inspektur Daerah Kabupaten Banyumas. Meliputi keberhasilan Herni merealisasikan Mall Pelayanan Publik Kabupaten Banyumas saat menjabat Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Tiwi menginginkan Mall Pelayanan Publik juga bisa dihadirkan di Purbalingga pada 2022 mendatang.

Saat menjabat Inspektur Daerah, Herni juga disebut-sebut berhasil membawa nilai Monitoring Centre of Prevention (MCP) Kabupaten Banyumas yang sangat tinggi yakni 90. MCP merupakan sistem area intervensi yang disusun Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mencegah tindak pidana korupsi.

Tiwi menyebut nilai MCP Kabupaten Purbalingga masih pada angka 77. Artinya pengawasan dan pengendalian internal harus dimaksimalkan.

“Saya tidak ingin nambah lagi pejabat atau ASN di lingkungan Pemkab Purbalingga yang masuk bui hanya karena masalah penyelewengan anggaran,” ujarnya.

Bupati mengingatkan, agenda terdekat pemerintahan yakni pembahasan APBD 2022. Bupati menugaskan Sekda Herni mencermati kemampuan anggaran dan mengawal pembahasan APBD 2022 bersama DPRD.

Selaku Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat), Sekda juga diminta mempersiapkan proses mutasi dan pengisian JPT Pratama (Eselon II) untuk mengisi delapan jabatan yang kosong. “Sehingga 2022 diharapkan kita sudah full personil dan saya ingin 2022 target kinerja pemerintahan, baik SAKIP, MCP, Indeks Reformasi Birokrasi harus ada proses peningkatan,” katanya.

Sekda Purbalingga terlantik, Herni Sulasti menyatakan akan mengingat betul tuntutan dan tantangan yang diungkapkan Bupati tersebut. Meski demikian, selaku Sekda, Ia tidak bisa kerja sendiri.

“Tidak ada superwoman, tidak ada superman. Yang adahanya super tim. Jadi pada kesempatan ini saya mengajak semua pejabat dan ASN termasuk stakeholder pemangku kepentingan, Forkopimda, akademisi, tokoh masyarakat untuk bersatu padu. Mohon dukungan kerjasamanya,” tuturnya. (Rus)

BERITA REKOMENDASI