Hoax! Kabar Bupati dan Wabup Banyumas Larang Perayaan Pergantian Tahun

Editor: KRjogja/Gus

PURWOKERTO, KRJOGJA.com – Beredar berita hoaks di media sosial, Bupati Banyumas Achmad Husein  dan Wakil Bupati Sadewo Tri Lastiono melarang warganya untuk merayakan pergantian tahun 2018 di wilayah Kabupaten Banyumas.

Informasi hoaks larangan merayakan pergantian tahun 2018 yang beredar di media sosial lengkap dengan gambar bupati dan wakil bupati namun, nama Bupati Banyumas salah tulis, bupati  yang nama lengkapnya Achmad Husein ditulis Husen.

Wakil Bupati Drs Sadewo Tri Lastiono, saat dikonfirmasi  Kabag Humas Setda, Joko Wiyono, Minggu (29/12/2018) merasa  kaget dengan beredarnya berita hoaks tentang larangan merayakan pergantian tahun 2018.

"Terus terang saya kaget. Dari informasi Kabag Humas, Bupati tidak pernah membuat instruksi seperti itu," kata Wakil Bupati Sadewo.

Pihaknya menjamin, acara hiburan musik untuk masyarakat Kabupaten Banyumas yang diagendakan di tujuh titik lokasi tetap berjalan.

Perlu diketahui, 19 Desember 2018 Bupati Banyumas menerbitkan surat pemberitahuan akan digelarnya kesenian musik sebagai hiburan kepada masyarakat pada malam pergantian tahun 2018/2019.

Surat tersebut dialamatkan kepada Forkompincam (Baturraden, Purwokerto Timur, Purwokerto Selatan, dan Banyumas) dengan tembusan Kapolres dan Komandan Kodim 0701/Banyumas.

Di dalam surat bernomor 140/7105 itu disebutkan, hiburan kesenian musik akan digelar di tujuh lokasi. Di Pendodo Si Panji Purwokerto akan dipergelarkan musik Oldish atau tembang-tembang kenangan dengan iringan slow and soft music.

Adapun enam lokasi lainnya meliputi Alun-Alun Purwokerto (musik pop), Taman Rekreasi Andhang Pangrenan (komunitas Koesplus-an), Pendopo Si Panji Kecamatan Banyumas (keroncong), kompleks Lokawisata Baturraden (dangdut), dan GOR Satria Purwokerto (musik rock).

"Perayaan menyambut tahun baru kali ini kita kemas secara sederhana. Betatapun, kita merasa prihatin dan berempati kepada saudara-saudara di Tanah Air yang menghadapi musibah bencana alam," demikian pungkas Wakil Bupati Sadewo. (Dri)

 

BERITA REKOMENDASI