HUT RI, Napi Teroris dan Narkoba Tidak Dapat Remisi

Editor: KRjogja/Gus

CILACAP, KRJOGJA.com – Sebanyak 1055 Narapidana (Napi) atau warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) se_Nusakambangan dan Cilacap mendapatkan remisi atau pengurangan masa hukuman dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Proklamasi Republik Indonesia (RI), Sabtu (17/08/2019). Penyerahan remisi dari Pemerintah melalui Kementrian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kemenhuk HAM) dipusatkan di Lapas Cilacap, dilakukan secara simbolis oleh Wakil Bupati Cilacap Syamsul Aulia Rahman. usai upacara Peringatan HUT ke-74 RI tingkat kabupaten.

"Secara rinci, dari 1055 orang yang me dapatkan remisi itu, sebanyak 1012 orang mendapatkan remisi umum, atau masih menjalani sisa hukumnya, dan 39 mendapatkan remisi langsung bebas atau remisi umum dua. Sedang empat orang yang mendapatkan remisi umum dua (seharusnya bebas), namun karena memiliki hukuman subsider masih tertahan di Lapas, untuk menyelesaikan hukuman subsidernya, "ujar Koordinator Lapas se-Nusakbangan dan Cilacap, Erwedi Priatno, yang juga menjabat Kepala Lapas Batu Nusakambangan.

Menurutnya. dari 8 Lapas di Nusakambangan dan Cilacap, hanya Lapas Batu Nusakambangan, yang warga binaannya tidak ada mendapatkan remisi, karena warga binaannya kategori risiko tinggi. Diantaranya, Bandar narkoba dan teroris. "Lapas Batu merupakan Lapas maksimum sekuriti bersama Lapas Pasir Putih," lanjutnya. (Otu)

 

 

 

BERITA REKOMENDASI