Inilah Sosok Dibalik Popularitas Mukidi

Editor: Ivan Aditya

BANYUMAS (KRjogja.com) – Mukidi menjadi buah bibir dalam  beberapa hari ini. Cerita-cerita konyolnya cepat tersebar dan menjadi viral di media sosial mulai dari Facebook, BlackBerry Messenger (BBM) hingga WhatsApp (WA). Para netizen pun bertanya-tanya, siapa sosok penulis dibalik popularitas Mukidi tersebut?

Adalah Soetantyo Moechlas (62) warga Banyumas Jawa Tengah (Jateng). Melalui blog ceritamukidi.wordpress.com pria ini memperkenalkan sosok rekaanya tersebut. Ia menggambarkan Mukidi sebagai orang cilacap yang memiliki seorang istri bernama Markonah dan mempunyai dua orang anak masing-masing Mukirin serta Mukiran yang besahabat dengan Wakijan.

Pensiunan karyawan sebuah perusahaan farmasi di Jakarta ini, Mukidi muncul secara spontan dari pengalaman sehari-hari yang dialaminya. Dalam beberapa cerita Mukidi, ia sengaja menghadirkan nuansa Banyumasan lantaran dirinya berasal dari Purwokerto.

Kehidupan ala Banyumasan yang lucu, konyol serta apa adanya membuat ia terispirasi untuk terinspirasi untuk menghadirkan sosok Mukidi. Sementara pemilihan nama Mukidi sendiri diakuinya merupakan nama yang pernah populer di telinganya pada sekitar tahun 1980.

“Mukidi seperti halnya nama Kabayan, Wakijan dan lainnya yang menyimbolkan rakyat kecil. Itu saja alasannya agar mudah diingat,” teranganya.

Cerita Wakidi telah dimulai sejak tahun 2000 saat ia masih menjadi trainer di perusahaan tempatnya bekerja. Saat memberikan materi, pria berjenggot putih ini pun tak ketinggalan menyelipkan cerita-cerita Mukidi.

Adanya buletin di perusahaan tempatnya bekerja juga kian mendukung banyolan-banyolan Mukidi kian menjadi. Tak hanya itu, Soetantyo Moechlas juga kerap mengirimkan Mukidi ke radio-radio dan cerita-cerita humor ringat tersebut selalu ditayangkan.

Tibanya era digital, Soetantyo Moechlas lebih memilih menghidupkan Mukidi di media sosial. Tahun 2012 itulah kali pertama ia mengunggah Mukidi di blog pribadi miliknya. Kenakalan mukidi terus berlanjut, tiap pagi ia juga sering memposting cerita-cerita kocaknya di akun Facebook miliknya, Soetantyo Moechlas.

Sejak itulah kisah Mukidi  menjadi viral hingga menjadi pesan berantai di BBM maupun WA. Diakuinya cerita Mukidi murni tulisannya, namun untuk ide terkadang ia juga mendapat dari luar yang kemudian ditulisnya.

Soetantyo Moechlas tak menyangka demam Mukidi bisa booming seperti saat ini. Ia juga merasa bangga karena tulisan-tulisannya itu kini dikenal orang. Namun ia sampai saaat ini tak mengetahui siapa yang menyebarkan Mukidi hingga sekarang terus menjadi viral di media sosial. (Van)

BERITA REKOMENDASI