Jalani Sidang Tipiring, Tujuh Pelanggar Prokes Dihukum Denda

Editor: Ivan Aditya

PURBALINGGA, KRJOGJA.com – Tujuh warga Purbalingga menjalani sidang tindak pidana ringan (Tipiring) di Posko Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Purbalingga, Rabu (07/07/2021) malam. Sidang yang berlangsung hingga tengah malam itu dipimpin hakim tunggal Imanuel Charlo Rommel Danes SH, dengan Panitera Istari dan JPU Indra Gunawan.

Ketujuh warga itu terjaring razia oleh Tim Patroli dan Pengawasan (Patwas) PPKM Darurat Kabupaten Purbalingga dan kedapatan melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 16 Tahun 2020 Tentang Penanggulangan Penyakit.

Salah seorang yang terjaring, Haris Sugianto pemilik kedai Kopi Dari Hati Purbalingga mengaku sudah mengetahui aturan yang mewajibkan tempat usaha kuliner tidak boleh melayani makan ditempat selama berlaku PPKM. Hanya saja, setiap petugas datang ada ada saja pembeli yang sedang duduk di kedainya. “Ada saja pembeli yang ngotot ingin duduk sebentar katanya, jadi serba salah,” ujarnya, usai sidang.

Haris juga mengakui sudah beberapa kali mendapat teguran. Karenanya Haris mengakui kesalahannya dan rela mengikuti sidang. Dalam sidang tersebut, dia didakwa melanggar Ps 21 ayat 2 (d) dan Ps 29 ayat 3.

“Sanksi administrasi, paling banyak Rp 50 juta, dan paling sedikit Rp 251 ribu. Saya bayar denda Rp 250 ribu karena mengakui salah,” ujarnya.

Setali tiga uang, seorang pemilik kios buah, Muhammad Sigit mengaku telah berulang kali diperingatkan. Selain itu, di toko buahnya tidak menyiapkan sarana protokol kesehatan. Antara lain cuci tangan pakai sabun dan sesuai standar, serta handsanitizer.

Walhasil Sigit dikenai pasal 21 ayat 2 huruf b,c, dan d dan harus membayar sanksi denda Rp 300 ribu. Selain kedua pelanggar itu, lima pedagang angkringan juga ada pelanggar lainnya. Mereka terjaring operasi Rabu malam dan langsung menjalani sidang. Kelima pedagang angkringan itu mendapat sanksi yang sama, denda Rp 50 Ribu.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Satpol PP) Purbalingga Suroto menyebutkan, operasi akan terus dilakukan selama PPKM. Semua pelanggar akan menjalani sidang tipiring yang dijadwalkan setiap Rabu dan Sabtu.

“Kami bersama Pengadilan Negeri dan Kejaksaan Negeri Purbalingga menjadwalkan sidang tipiring pelanggaran Perda Nomor 16 Tahun 2020 pada Rabu dan Sabtu. Tapi kami berharap setelah sidang malam ini tidak ada lagi warga yang melakukan pelanggaran. Sehingga tidak ada lagi sidang malam-malam begini,” ujarnya. (Rus)

BERITA REKOMENDASI