Jalur Bambangan Tetap Menjadi Favorit

PURBALINGGA (KRjogja.com) – Jalur pendakian Gunung Slamet melalui Pos Dusun Bambangan Desa Kutabawan Kecamatan Karangreja Purbalingga tetap menjadi favorit. Mendekati HUT Kemerdekaan 17 Agustus mendatang, aktivitas pendakian ke gunung setinggi 3428 meter dari permukaan laut itu semakin terasa. Sejumlah komunitas pendaki sudah menghubungi petugas Pos Bambangan.

"Sejak awal 2016 jumlah pendakian ke puncak Slamet yang terdata terus meningkat jumlahnya. Dari bulan Januari hingga tanggal 3 Agutus, pendaki sudah tercatat mencapai 13.200 orang. Sementara jumlah pendaki selama tahun 2015 hanya 6.971 orang," tutur Kepala Bidang Pariwisata pada Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olah Raga (Dinbudparpora) Purbalingga, Prayitno, Jumat (05/08/2016).

Kenaikan jumlah pendaki ke Gunung Slamet ini seiring dengan animo wisata minat khusus bagi kalangan anak muda yang kembali menjadi trend. Status Gunung Slamet yang sudah kembali normal, ditambah  cuaca yang bersahabat bagi pendaki, membuat gunung terbesar di Pulau Jawa itu semakin menarik.

Dengan hanya membayar Rp 5 ribu untuk setiap pendaki, Prayitno mengklaim tiket masuk ke pendakian Gunung Slamet yang paling murah jika dibanding dengan pendakian ke sejumlah gunung lain. Dari setiap penjualan tiket itu, Rp 4 ribu untuk kas daerah Pemkab, dan Rp 1.000 untuk operasional SAR untuk sewaktu-waktu diperlukan evakuasi pendaki (Rus)

BERITA REKOMENDASI