Jelang Pilkada, Penantang Tiwi-Dono Belum ada Penantang

Editor: Ivan Aditya

PURBALINGGA, KRJOGJA.com – Kendati Pemerintah, DPR RI dan KPU telah menyepakati hari pemungutan suara pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak pada 9 Desember 2020, suhu politik di Purbalingga masih adem. Bahkan peta politik masih belum tergambar jelas.

Hingga saat ini, baru muncul pasangan calon bupati dan wakil bupati Dyah Hayuning Pratiwi-Sudono yang bakal diusung PDI Perjuangan. Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi) merupakan calon bupati petahana, sedangkan Sudono merupakan Ketua DPD Partai Golkar Purbalingga.

“Tiwi-Dono merupakan bacabup dan bacawabup yang akan diusung oleh PDIP di Pilkada Purbalingga. Keduanya sudah mendapatkan rekomendasi dari parpol pendukung masing-masing PDIP dan Partai Golkar,” tutur Sekretaris DPC PDIP Karseno, Rabu (03/06/2020).

Sayangnya, hingga kini belum jelas calon penantang pasangan Tiwi-Dono. Koalisi Pelangi yang terdiri tujuh partai politik juga belum menentukan pasangan calon yang bakal diusung.

Sejumlah nama masih bersaing untuk mendapat tiket pencalonan dari koalisi gabungan PKB dengan anggota Partai Gerindra, PAN, PKS, Partai Hanura, Partai Demokrat dan Partai Berkarya itu. Masing-masing Muhammad Sulhan, Agus Sarkoro, Sugeng, Suparno, Imam Maliki dan mantan Ketua DPC PKB Slamet Wahidin.

“Kami masih menunggu rekomendasi dari DPP partai masing-masing. Insha allaah, bulan ini sudah ada nama definitif pasangan cabup dan cawabup dari koalisi pelangi,” ujar Ketua DPC PKB Purbalingga, Miswanto. (Rus)

BERITA REKOMENDASI