Judi Togel Marak di Banyumas, Ormas Islam Lapor Kapolda

Editor: KRjogja/Gus

BANYUMAS,KRJogja.com – Maraknya perjudian toto gelap (Togel) di  Banyumas yang meresahkan warga membuat sejumlah organisasi masyarakat (Ormas) Islam merasa prihatin dan mendorong Polresta Banyumas untuk pemberantas dan menutupnya.

 

"Kami sedang berkoordinasi dengan organisasi masyarakat lainya untuk bersama menolak Keberadaan judi Togel di wilayah hukum Polresta Banyumas," kata Ketua Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Banyumas, Nur Fauzi, Sabtu (18/1/2020) kepada KRJogja.com.

Selain itu, Pemuda Muhammadiyah Banyumas juga berencana akan bergerak memberikan suport kepada Kapolresta Banyumas agar berani menutup dan menghilangkan Togel dari wilayah Hukum Banyumas. "Kami juga akan mengirim surat kepada Kapolda Jawa Tengah, dan Kapolri untuk melaporkan berkaitan maraknya judi Togel di Banyumas," tambah Nur Fauzi.

Sejauh pemantuan KRJogja.com di Banyumas  ada dua bandar judi togel yang beredar di Banyumas.Kupon putihan  Togel dengan nama Kuda Lari dan Hongkong (HK)

Marno (35), warga Kecamatan Sumbang mengaku dalam praktik judi togel tersebut, pembeli yang membeli kupon togel dengan cara menebak angka yang akan diumumkan pada pukul 11.00.

Untuk satu kupon dengan dua angka Rp 1 ribu jika menebak tepatnya mendapat akan mendapatma Rp 60 ribu, dan untuk tiga angka Rp 120 ribu, dan kelipatanya.

Sejumlah tokoh masyarakat mengaku khawatir, jika judi togel terus dibiarkan maka praktik judi togel akan semakin meluas, sehingga upaya pemberantasannya juga semakin sulit. Karen praktik judi bagaimana pun merupakan tindakan melanggar hukum.(Dri)

 

BERITA REKOMENDASI