Kalah ‘Duel’ Dengan Ratusan Lebah, Daryo Tewas

Editor: KRjogja/Gus

BANYUMAS, KRJOGJA.com – Akibat disengat ratusan lebah madu satu orang tewas, dan dua korban lainnya mengalami luka luka. Korban tewas Daryo (34) warga RT 02 RW 10 Desa Darmakradenan, Ajibarang, Banyumas, sedang dua korban lainya, Slamet (36) kakak korban, dan Ranu (40) tetangganya mengalami luka luka.

Daryo korban tewas Senin (17/9/2019) dimakamkan di pemakaman umum desa setempat, setelah sebelumnya menjalani perawatan medis di RSU Ajibarang. Informasi di lokasi kejadian menyebutkan ribuan lebah madu Minggu (16/9/2018) petang mengamuk di hutan Kalibeber Desa Darmakradenan, Ajibarang.

Kejadian itu berawal ketika ketiga korban berangkat mencari larva lebah atau anak lebah untuk dimasak sekitar pukul 17.00 WIB. Mereka kemudian menemukan sarang lebah di hutan Kalibeber desa setempat dan bermaksud mengambil sarang lebah mengggunakan bambu.

Selanjutnya korban Daryo mengambil sarang lebah dengan bambu, dan sarang lebah jatuh tepat diatas kepalanya, kemudian ratusan lebah menyengatnya. Kedua temanya berusaha menolong korban yang sekujur tubuhnya dipenuhi lebah dengan menceburkan korban ke sungai yang tak jauh dari sarang lebah berada.

Setelah lebah pergi, korban yang masih dalam kondisi sadar dilarikan ke RSUD Ajibarang untuk mendapat perawatan. "Saat itu kondisi korban masih sadar, tapi badan, tangan dan wajahnya sudah penuh disengatan lebah‎." kata Prio (40) tetangga korban.

‎Namun karena sengatan lebah yang cukup parah membuat nyawa korban tak terselamatkan. Daryo meninggal dunia di RSUD Ajibarang Senin (17/9/2018) pukul 00.15 WIB. ‎Dari keterangan medis, korban meninggal akibat sengatan lebah hingga menimbulkan reaksi alergi yang tergolong berat dengan sebutan lain syok anafilaktik.

Kepala Desa Darmakradenan, Harjono saat dikonfirmaa membenarkan adanya musibah tersebut. "Peritiwa terjadi Minggu (16/9) menjelang maghrib. Saat itu Daryo, bersama, kakaknya dan tetangganya  mencari larva di hutan di Grumbul Kalibeber, untuk dijadikan makanan," kata Harjono. (Dri)

 

BERITA REKOMENDASI