Kapal Pengayom IV Terbalik, Nahkoda Jadi Tersangka

Editor: Agus Sigit

CILACAP, KRJOGJA.com – SA (55) warga Jalan Diponegoro RT 02 RW 09, Desa Kuripan, Kecamatan Kesugihan, Cilacap, nakhoda kapal Pengayom IV yang terbalik di perairan laut selat Nusakambangan, Cilacap, dinyatakan sebagai tersangka, dan terancam dipidana penjara paling lama 5 tahun, karena melanggar pasal 359 KUHP, tentang lalainya menyebabkan orang lain meninggal dunia.

“Untuk proses lanjut, telah disita barang bukti satu bendel informasi cuaca maritim dari Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap, satu stel pakaian yang terakhir dikenakan korban meninggal Wahyu Hidayat dan Kardim, sebuah flash disk warna hitam berisi file rekaman CCTV, satu bendel dokumen Kapal Pengayoman IV,”ujar Kapolres Cilacap AKBP Eko Widiantoro, Jumat (08/10/2021).

Menurutnya, kelalaian nakhoda kapal Pengayom IV tersebut tidak memerintahkan penumpang kapal untuk memakai alat keselamatan, dan Kapal Pengayoman IV mengangkut muatan melebihi kapasitas.

Adapun kronologis peristiwanya, Jumat 17 September 2021 sekira pukul 08.45, Kapal Pengayoman IV yang memuat 2 unit kendaraan truk troton berisi bahan material, satu kendaraan sepeda motor serta 6 orang penumpang berikut nakhoda, berangkat dari penyebarangan Pelabuhan Wijayakusuma Cilacap menuju ke Pelabuhan Sodong Nusakambangan.

Sekitar pukul 09.00, ketika Kapal Pengayoman IV dalam perjalanan dari Wijayapura ke Sodong, kapal tersebut mengalami miring kekanan, hingga akhirnya terbalik dan tenggelam pada koordinat 07° 44’24.53″ LS dan 108°59’30.65” BT. Atas kejadian tersebut, menyebabkan 2 penumpang kapal meninggal dunia, atas nama Wahyu Hidayat dan Kardim.

 

 

BERITA REKOMENDASI