Kejaksaan Menyidik Dugaan Penyimpangan Anggaran DLH Purbalingga

PURBALINGGA, KRJOGJA.com – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Purbalingga, Lalu Syaifudin SH MH menerbitkan Surat Perintah Penyidikan dugaan penyimpangan anggaran pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Purbalingga. Tim penyidik dipimpin Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Meyer Volmar Simanjuntak SH MH dengan lima anggota.

“Ada dugaan penyimpangan penggunaan anggaran pada Dinas Lingkungan Hidup Purbalingga. Sejauh ini baru ditemukan nilainya sebesar Rp 600 Juta,” tutur Lalu Syaifudin, pada jumpa pers di kantor Kejaksaan Negeri (Kejari), Jumat (18/9/2020).

Lalu Syaifudin yang didampingi Kasi Pidsus Meyer Volmar Simanjuntak dan Kasi Intelijen Indra Gunawan SH menambahkan, dugaan penyimpangan terjadi pada tahun 2017 dan 2018. Anggaran yang diduga diselewengkan berupa anggaran bakar bahan minyak (BBM) truk sampah sebesar Rp 500 juta dan retribusi sampah dari masyarakat sekitar Rp 100 juta.

“anggaran BBM dari dana APBD Kabupaten. Sedangkan retribusi sampah dari masyarakat tidak dimasukkan ke kas daerah,” ujarnya.

BERITA REKOMENDASI