Kejari Purwokerto Tangkap Buron 10 Tahun Terpidana Kasus Penipuan

Editor: Ivan Aditya

Namun setelah puluhan korban yang dijadikan mitra tersebut meyetorkan uang, tenyata tidak menerima apa pun yang dijanjikan oleh Eliza bersama suaminya yang saat itu menjabat Direktur Utama PT Bumi Moro Arta Kencana. Sedang keberadaan suami Eliza, yang bernama Triyoni tersebut hingga sekarang masih buron.

Dalam perkara ini total kerugian dari mitra yang melapor saat kejadian ada 10 orang dengan nilai sekitar Rp 374 juta. Sunarwan menambahkan PT Bumi Moro Arta Kencana sebenarnya perusahaan perdagangan dan distribusi alat-alat pertanian serta pupuk, sehingga sebenarnya dari sisi perizinan sudah menyimpang.

Dalam perkara penipuan pada sidang di Pengadilan Negeri (PN) Purwokerto narapidama Eliza diputus dengan pidana 8 bulan penjara. Kemudian jaksa mengajukan banding dan diputus oleh pengadilan tinggi dengan pidana 2 tahun penjara namun Eliza selanjutnya mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung.

Sebelum putusan atas kasasi tersebut turun, masa penahanan Eliza telah habis sehingga perempuan itu keluar dari tahanan. “Setelah putusan Mahkamah Agung turun pada bulan November 2010, sudah inkrah dan terpidana sudah di luar (tahanan) sehingga kami melakukan pencarian dan hari ini ditemukan,” katanya.

Untuk selanjutnya Tim Kejari Purwokerto juga masih memburu Triyoni istri Eliza yang sudah bercerai sebelum putusan Mahkamah Agung turun. (Dri)

BERITA REKOMENDASI