Kejari Purwokerto Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Bantuan JPS Covid-19 Senilai Rp 2,1 M

Editor: Agus Sigit

Selanjutnya kelompok-kelompok yang dibentuk di antaranya adalah budidaya durian, ketela pohon dan lainnya. Namun begitu kelompok terbentuk dan mengajukan bantuan dana, maka bantuan langsung masuk rekening kelompok. Tetapi, begitu uang cair, ketua kelompok diminta untuk mencairkan dananya. Setelah itu diminta oleh tersangka ke AM.

Pencarian sudah dimulai sejak 1 Desember 2020 lalu. Tetapi sesudah dicairkan dan diserahkan ke AM, ternyata sampai sekarang kelompok tidak menerima. Sehingga tidak ada kegiatan sama sekali. Kejari akan menjerat para tersangkan nantinya dengan UU Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Tengah (Jateng) Priyanto saat ditemui di Purwokerto, menambahkan pihaknya sudah melakukan pencegahan-pencegahan. Namun upaya itu sudah tidak diindahkan, maka dilaksanakan penindakan. Penindakan yang dilakukan contohnya yang dilaksanakan oleh Kejari Purwokerto ini. ” Karena ternyata bantuan kepada kelompok-kelompok tani disalahgunakan,” ungkapnya.

Saat ini Kejati Jawa Tengah juga melakukan pengumpulan data mengenai pelaksanaan e-warung dan Program Keluarga Harapan (PKH). Ia meminta pelaksanaan harus sesuai aturan. Bahkan ia meminta jika ada informasi penyelewenangan, laporkanlah. Karena masyarakat yang menerima bantuan, mereka ingin bahagia. (Dri)

 

BERITA REKOMENDASI