Kejari Purwokerto Usut Korupsi di PT KAI Purwokerto

Editor: KRjogja/Gus

PURWOKERTO, KRJOGJA.com – Penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwokerto, Jawa Tengah, tengah menangani kasus dugaan korupsi di lingkungan PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 5 Purwokerto, dengan kerugian negara diperkirakan Rp 6 miliar hingga Rp 8 miliar.

Kepala Kajari Purwokerto, Sunarwan, Kamis (6/5/2021) menjelaskan kasus korupsi pengalihan aset itu sampai sudah naik ke penyidikan. ” Untuk penghitungan kerugian, berkisar Rp 6 hingga Rp 8 miliar, namun sudah naik ke penyidikan,” kata Sunarwan.

Untuk pengusutan tersebut penyidik juga masih mendalami calon tersangka. “Karena penyidikan itu pada intinya mengumpulkan alat bukti guna membuat terang perkaranya dan menemukan siapa tersangkanya,” ungkapnya. Penyidikan itu sendiri baru dilakukan sekitar dua Minggu.

Dalam menangani kasus diugaan korupsi tersebut penyidik telah memeriksa sekitar 15-20 orang saksi. Sejumlah saksi yang periksa ada dari pihak KAI, dan pihak yang menempati. aset milik PT KAI.

Sunarwan menambah kasus dugaan korupsi tersebut berkaitan dengan adanya pengalihan salah satu aset PT KAI (Persero) di Jalan Jenderal Soedirman, Purwokerto.

BERITA REKOMENDASI