Keluarga Korban dan Tersangka Berdamai, Kejaksaan Hentikan Penuntutan

Editor: Ivan Aditya

PURBALINGGA, KRJOGJA.com – Kejaksaan Negeri Purbalingga menghentikan proses hukum terhadap tersangka Eko Bayu Setiawan (30), menyusul adanya kesepakatan damai dengan keluarga korban. Sebelumnya, guru sebuah sekolah dasar di Desa Makam Kecamatan Rembang Purbalingga itu terancam pidana 5 tahun akibat kelalaian yang mengakibatkan siswanya, Muhammad Akbar tewas tenggelam di sebuah kolam renang pada Februari lalu.

“Kami menghentikan penuntutan karena sudah ada kesepakatan perdamaian antara orang tua korban dengan tersangka yang dinyatakan dalam berita acara,” tutur Kasi Pidsus Kejari, Triyana Setia Putra SSi SH dalam keterangan pers di Aula Kejari Purbalingga, Selasa sore (22/09/2020).

Penghentian penuntutan itu, lanjut Triyana, mengacu pada Peraturan Kejaksaan Agung (Perja) Nomor 15 Tahun 2020 Tentang Penghentian Penuntutan Berdasarkan Keadilan Restoratif alias Restorative Justice. Perja itu memungkinkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghentikan penuntutan terhadap terdakwa dalam kasus-kasus tertentu yang ada korbannya.

Triyana yang didampingi Kasi Intel Indra Gunawan SH dan jaksa fungsional Fahmi Idris SH menambahkan, penghentian penuntutan berdasarkan keadilan restoratif itu bisa dilakukan bila ada kesepakatan damai antara pihak korban dengan tersangka. Ancaman hukuman maksimal 5 tahun atau denda maksimal Rp 2,5 Juta. “Inisiatif perdamaian justru dari orang tua korban,” ujar Triyana.

Dalam jumpa pers itu, hadir pula orang tua korban, Arief Herdiansah dan Eko Bayu Setiawan. Arief mengaku memilih berdamai dan memaafkan Eko Bayu Setiawan agar arwah anaknya tenang. Arief juga menyadari musibah yang dialami anaknya bukan karena kesengajaan. “Saya tidak ingin ada lagi yang tersakiti,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Muhammad Akbar (8) tewas tenggelam di sebuah kolam renang di Desa Rajawana Purbalingga, saat tengah mengikuti mengikuti mata pelajaran renang di sebuah kolam renang di Desa Rajawana, Februari 2020. Kejadian bergulir ke ranah hukum. Eko Bayu Setiawan, guru yang mengajar renang ditetapkan tersangka dengan jerat pasal 359 KUHP tentang kelalaian yang mengakibatkan orang lain meninggal. “Praktik restoratif justice di Purbalingga ini yang pertama di Jateng,” ujar Triyana. (Rus)

BERITA REKOMENDASI