Kementan Gelontori Bantuan Rp18,08 Miliar untuk Cilacap

CILACAP, KRJOGJA.com – Sebagai salah satu daerah penyangga pangan di Provinsi Jawa Tengah, bahkan nasional, Kabupaten Cilacap dilirik Kementerian Pertanian untuk meningkatkan produksi pertaniannya.
Karena itu, pada tahun 2020, Kabupaten Cilacap mendapatkan bantuan sebesar Rp 18.048 miliar pembangunan fisik infrastuktur prasarana dan sarana serta merehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (RJIT), irigasi perpompaan, dan pembangunan Embung.

“Saat ini, di Kabupaten Cilacap terdapat areal persawahan seluas 64 ribu hektar, hal tersebut merupakan potensi besar jika dimanfaatkan secara optimal, karena tidak saja untuk peningkatan produksi pertanian, tetapi juga dapat meningkatkan kesejahteraan para petani dan masyarakat sekitar di Kabupaten Cilacap,”ujar Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL), usai mencanangkan Gerakan Percepatan Olah Tanah dan Tanam Padi MT II tahun 2020 di Desa Sidaurip Kecamatan Gadrungmangu, Cilacap, Sabtu (13/06/2020).

Sebagai salah satu daerah sentra produksi beras di Jawa Tengah, bahkan nasional, kata SYL, produktivitas panen di Cilacap pun cukup tinggi. “Kita ingin mendukung agar pertanian Cilacap tidak terkendala, dan sebaliknya meningkatkan produktivitas padi untuk mendukung ketahanan pangan, selama pandemi Covid-19. Makanya, bantuan parasarana dan sarana pertanian diberikan ke Cilacap,”jelasnya.

Dijelaskan, Kementan akan terus mengupayakan ketersediaan air , akses terhadap sumber air, pengawalan terhadap ketersediaan pupuk , maupun alsintan dan sarana lainnya agar dapat meningkatkan produktivitas pangan. (Otu)

BERITA REKOMENDASI