Kementan Panen Kedelai di Kampung Laut Cilacap

Editor: Ivan Aditya

CILACAP, KRJOGJA.com – Di saat kekurangan kedelai impor, kementrian Pertanian melakukan panen kedelai di Desa Ujung Gagak Kecamatan Kampung Laut, Kabupaten Cilacap, Rabu (16/02/2022). Dengan produktivitas rata-rata 1,3 ton per ha itu kedelai panenan tu akan diperuntukan memenuhi kebutuhan dalam negeri.

Direktur Jenderal Tanaman Pangan Suwandi mengatakan, pihaknya saat ini tengah menggenjot produksi dalam negeri, langkah tersebut dilakukan untuk mengamankan stok kedelai untuk memenuhi kebutuhan konsumsi. “Di tahun ini Kementan sudah mempersiapkan lahan untuk meningkatkan produksi kedelai di dalam negeri,” katanya

Adapun lahan pertanaman kedelai itu tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. Diantaranya, Provinsi Sulawesi Selatan, DIY, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Selatan, Lampung, Jambi dan Banten.

“Kami akan tanam di sentra yang sudah ada, Kita harapkan produktivitas bisa ditingkatkan, selama ini kuncinya ada di ketersediaan benih. Dengan pengawalan ketat akan dilakukan tanam di lahan kering, sebagian tumpang sisip dengan jagung, tebu dan kelapa sawit sebelum 4 tahun,” terangnya.

Direktur Aneka Kacang dan Umbi Kementan, Yuris Tiyanto mengatakan saat ini Kementan telah berkomitmen dengan CV Java Agro Prima Yogyakarta selaku off taker pengembangan kedelai untuk membeli hasil panen kedelai yang ada di Kampung Laut.

“Yang pertama untuk memenuhi kebutuhan ekspor tempe ke Korea dengan merk Atempe, Kedua untuk memenuhi kebutuhan kedelai ke pabrik Nestle, ketiga membeli benih kedelai hasil panen petani,dan menjadi Avalis bagi petani yang mengajukan KUR untuk penanaman kedelai,” ujar Yuris.

Dijelaskan, tugasnya yang baru sekarang ini adalah untuk membuat Gerakan Kebangkitan Kedelai dan hal tersebut tidak akan berhasil tanpa adanya dukungan dari petani yang ada di Kampung Laut. “Semoga panen kita ini membawa keberkahan untuk keluarga dan negara kita Indonesia yang tercinta,” lanjutnya.

Assisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Cilacap Wasi Ariyadi mengatakan, Kabupaten Cilacap menerima bantuan kegiatan kedelai dari Kementan pada tahun 2021 seluas 3.191 ha dengan produktivitas rata-rata 1,3 ton per ha. Untuk Kecamatan Kampung laut sendiri mendapat bantuan budidaya kedelai seluas 70 ha yang tersebar di 3 kelompok tani teriri Tani Mandiri seluas 25 ha, Gagak Lestari 25 ha dan Sidodadi seluas 20 ha.

“Khusus untuk Kelompok tani Tani Mandiri, Desa Ujung Gagak Kecamatan Kampung Laut bantuan seluas 25 ha dengan rincian bantuan benih 1.250 kg, NPK 1.250 kg, Pestisida 50 liter, POC 100 liter dan Rizobium 6.250 gram. Adapun pertanaman mulai bulan Oktober – Desember tahun 2021 dan panen mulai bulan Januari – Pebruari 2022, dengan rata rata produktivitas 16 Kw/ha,” katanya. (Otu)

BERITA REKOMENDASI