Kilang Minyak Pertamina Cilacap Terbakar

Editor: Ivan Aditya

CILACAP, KRJOGJA.com – Sebuah tangki di area 36 kilang minyak Pertamina Cilacap terbakar, Sabtu (13/11/2021) sekitar pukul 19.00 WIB. Diduga kebakaran tangki akibat sambaran petir, karena saat peristiwa itu terjadi Kota Cilacap tengah diguyur hujan lebat disertai petir dengan intensitas cukup tinggi.

Api kebakaran tangki tersebut cukup besar dan membumbung tinggi karena diperkirakan tangki yang terbakar terisi penuh BBM jenis Pertalite, sehingga sempat menimbulkan kepanikan warga Kelurahan Donan dan Lomanis Kecamatan Cilacap Tengah, Cilacap. Terutama mereka yang bermukim di sekitar Jl Banjaran dan Jl MT Haryono Cilacap, atau dekat pintu 2 yang merupakan lokasi terdekat dengan tangki yang terbakar tersebut. Mereka terlihat berupaya menjauh dari pemukimannya dengan menggunakan kendaraan yang ada.

Akibat peristiwa kebakaran itu Jl MT Haryono mulai dari Kawasan Industri hingga Jl Banjaran dinyatakan ditutup. Sedang arus lalu lintas khusus untuk kendaraan besar dialihkan ke Jalan Lingkar Timur. Adapun kendaraan kecil dialihkan ke Jalan Suprapto dari arah Selatan dan ke Jalan Juanda dari arah Utara.

Ifki Sukarya Corporate Secretary PT Kilang Pertamina Internasional dalam rilisnya mengatakan, saat ini Pertamina tengah berupaya maksimal untuk melakukan pemadaman kebakaran tangki di area Kilang Cilacap, Jawa Tengah. “Kebakaran mulai sekitar pukul 19.20 WIB terjadi di 1 buah tanki berisi produk Pertalite. Saat ini Pertamina belum mengetahui secara pasti penyebab kebakaran,”katanya.

Dijelaskan, upaya pemadaman dilakukan secara intensive dengan menggunakan High Capacity Foam Monitor pada tangki yang terbakar, sedangkan untuk tangki di sekitar dilakukan pendinginan dengan water sprinkle untuk mencegah merambatnya kebakaran.

“Pertamina saat ini juga tengah melakukan pengecekan masyarakat di sekitar area kejadian untuk memastikan masyarakat dalam kondisi aman. Untuk masyarakat yang berlokasi di area terdekat dengan lokasi, akan dilakukan evakuasi untuk memindahkan masyarakat ke area yang lebih aman,”lanjutnya.

Menurutnya, saat ini, Pertamina juga memastikan pasokan BBM dan Elpiji ke masyarakat dalam kondisi aman dan tidak mengalami gangguan.(Otu)

BERITA REKOMENDASI