Klaster Ponpes Muncul di Cilacap, Angka Covid-19 Melonjak

Editor: Ivan Aditya

CILACAP, KRJOGJA.com – Sebanyak 26 orang santri pada suatu pondok pesantren (Ponpes) di Majenang Cilacap terkonfirmasi positif Covid-19, menyusul keluarnya hasil tes swab santri pada ponpes tersebut, Sabtu (03/10/2020). Hal itu menunjukan jika di Cilacap telah muncul Kluster baru Covid-19 di ponpes.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap dr Pramesti Griana Dewi, Sabtu (03/10/2020) mengatakan awalnya ada salah satu pondok pesantren di Majenang Cilacap yang puluhan santrinya mengeluhkan demam, batuk dan kehilangan indera penciuman. Setelah diswab ternyata ada 26 orang santri yang dinyatakan positif Covid-19.

“Saat ini dari sejumlah santri positif itu, sebanyak 9 orang santri sudah dirujuk ke RSUD Majenang, sedang 17 santri lainnya masih diobservasi,” lanjutnya.

Dari hasil observasi itu akan diketahui, jika gejalanya ringan atau tanpa gejala maka santri itu akan diisolasi di tempat khusus. Adapun santri yang bergejala sedang dan berat maka akan dirujuk ke RSUD Majenang.

Menurutnya, terkait munculnya kluster baru di ponpes Majenang, ponpes tersebut sudah didesinfeksi masif dan sementara kegiatan pondok dinon aktifkan dulu. Munculnya kluster baru di pospes Majenang telah menyebabkan Kecamatan Majenang mengalami lonjakan kasus Covid-19.

Sehari sebelumnya, tercatat di Kecamatan Majenang hanya ada dua pasien kasus Covid-19, kini melonjak menjadi 28 pasien. Lonjakan kasus di Majenang jumlah akumulasi kasus Covid-19 di Kabupaten Cilacap, dari semula 238 orang, naik menjadi 268 orang. Dari sejumlah kasus tersebut 170 orang dinyatakan telah sembuh, 8 orang meninggal dan 90 orang dalam perawatan. (Otu)

BERITA REKOMENDASI