Konflik Mengintai, 267 Desa Siap Gelar Pilkades Serentak

BANYUMAS, KRJOGJA.com – Sebanyak 267 desa di Banyumas akan menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak pada  Juli tahun 2019 mendatang. Desa yang masuk dalam daftar  Pilkades serentak ini, rata-rata masa akhir jabatan (AMJ) kepala desa (Kades) selesai mulai awal awal tahun 2019 sampai tanggal 30 Juli. Namun ada 23 Kades yang AMJ selesai setelah bulan Juli. 

Kepala Bagian Pemerintahan Desa Setda Banyumas, Joko Setiono, Senin (17/12/2018) malam menjelaskan ada 23 Kades yang  AMJ selesai setelah Juli. "Ini belum kita identifikasi detailnya desa mana saja, tapi sudah ada beberapa yang menjalin komunikasi  inginnya bergabung di pilkades serentak Juli," kata Joko Setiono.

Menurut untuk finalisasi, masih menunggu identifikasi dan sosialisasi lebih dulu,karena  baru akan dibahas awal tahun depan. Jika 23 desa itu sepakat untuk bergabung ke Juli, maka kemungkinan bisa dilaksanakan bersama. 

"Jika ini bisa dilakukan, maka akan lebih menghemat waktu dan anggaran. Karena jika tidak, maka desa tersebut harus ikut di pilkades serentak tahun 2021. Resikonya kalau mereka ikut di tahun 2021, harus disiapkan pejabat (Pj) kades dari ASN dan mereka harus menjabat lebih dari setahun," ungkapnya.

Untuk itu,ia  berharap, ada kesadaran dari desa-desa tersebut untuk ikut kesempatan pertama pilkades serentak di bulan Juli. Meski itu menjadi  hak masing-masing desa atau kepala desa. 

Dijelaskan untuk Pilkades serentak Juli, yang bakal diisi Pejabat (Pj) Kades hanya 62 desa saja. Rata-rata Pj kades tersebut menjabat mulai Juni-Agustus, atau mengantarkan sampai dilantiknya kades terpilih. Sedangkan jika pelaksanaannya lebih dari bulan Juli, maka pemkab, harus menyiapkan  267 Pj kades. Usulan anggaran sesuai pengajuan sekitar Rp 20 miliar.(Dri)

BERITA REKOMENDASI