KUA PPAS Purbalingga 2022: Inflasi dijaga dibawah 3  Persen, Ekonomi Tumbuh 4,5 – 5,5  Persen

Editor: Ary B Prass

PURBALINGGA, KRJOGJA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga mematok target ekonomi pada 2022 pada Rancangan Nota Kesepakatan tentang Kebijakan Umum APBD (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2022. Dengan menjaga inflasi tetap dibawah 3 Persen, ekonomi diharapkan bisa tumbuh pada kisaran 4,5 – 5,5  Persen.

 

“Bila itu bisa kita jaga, kemiskinan akan menurun pada kisaran 14,5 – 15,5  Persen, tingkat pengangguran terbuka pada kisaran 5-6  Persen dan IPM (Indeks pembangunan manusia) diharapkan lebih dari 69,5,” tutur Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi), pada rapat paripurna dengan agenda penyampaian Rancangan Nota Kesepakatan tentang Kebijakan Umum APBD (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2022, Senin siang (11/10/2021). Rapat dipimpin Ketua DPRD Bambang Irawan dan dihadiri secara fisik oleh Bupati, segenap pimpinan dan anggota DPRD serta Sekretaris Daerah.

Bupati menyebutkan, KUA-PPAS Tahun 2022 disusun dengan meperhatikan kondisi dan dampak pandemi covid-19. Pandemi itu secara langsung maupun tidak langsung juga berpengaruh terhadap kondisi keuangan daerah Tahun 2022.

“Target inflasi dibawah 3 persen, pertumbuhan ekonomi, kemiskinan yang menurun pada kisaran 14,5 – 15,5  Persen, tingkat pengangguran terbuka pada kisaran 5-6  Persen dan IPM lebih dari 69,5, didasarkan proyeksi ekonomi makro nasional dan Provinsi Jawa Tengah, serta mencermati tantangan dan potensi perekonomian daerah,” ujar Tiwi.

 

BERITA REKOMENDASI