KUA PPAS Purbalingga 2022: Inflasi dijaga dibawah 3  Persen, Ekonomi Tumbuh 4,5 – 5,5  Persen

Editor: Ary B Prass

Tahun 2022 belanja daerah direncanakan sebesar Rp.2.030.965.854.000. Terdiri belanja operasi dan belanja modal sebesar Rp.1.625.305.000, belanja tidak terduga sebesar  Rp. 13.000.000.000 serta belanja transfer sebesar Rp.392.660.324.000.

Dalam PPAS TA 2022, pendapatan daerah tahun 2022 diproyeksikan sebesar Rp 1.975.328.000. Terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang diproyeksikan Rp.280.256.514.000, dan pendapatan transfer Rp 1.587.705.790.000. Jumlah tersebut lebih kecil Rp 24.666.834.000 dari target dana perimbangan tahun 2021 sebesar Rp 1.612.372.624.000.

“Kondisi itu karena alokasi bagian Dana Alokasi Umum (DAU) dari pemerintah pusat juga turun,” ujarnya sembari menyebutkan target pendapatan dari lain-lain pendapatan daerah yang sah diproyeksikan sebesar Rp 127.132.000,000 pada 2022.

Pada tahun 2022, lanjut Tiwi, terdapat penambahan kebutuhan belanja wajib dan mengikat yang cukup besar. Yakni pembayaran gaji CPNS dan 2.678 orang PPPK yang saat ini sedang proses rekrutmen. Penambahan belanja tersebut tidak diimbangi dengan penambahan alokasi dana transfer umum oleh pemerintah pusat, sehingga harus mengurangi alokasi belanja untuk kegiatan yang lain.

Ketua DPRD, Bambang Irawan yang memimpin rapat paripurna menyampaikan setelah KUA PPAS Tahun 2022 diserahkan, akan ditindaklanjuti pembahasan di tingkat komisi dan Badan Anggaran (Banggar).

“Hari ini komisi akan mulai melaksanakan rapat internal terkait KUA PPAS Tahun 2022. Besok dilanjutkan dengan pembahasan bersama Banggar,” ujarnya.  (Rus)

BERITA REKOMENDASI