Kunjungi PLTP Dieng, Wamenkeu Apresiasi Pemanfaatan EBT untuk Selamatkan Bumi

BANJARNEGARA, KRJOGJA.com – Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara memberi apresiasi upaya penyediaan listrik bersumber dari energi baru terbarukan (EBT) yang bersumber dari panas bumi di pegununungan Dieng oleh PT Geo Dipa Energi (Persero) atau GeoDipa.

GeoDipa dinilai telah melakukan langkah strategis untuk menyelamatkan bumi, karena panas bumi merupakan salah satu sumber energi yang bersih dan ramah lingkungan serta operasinya yang berkelanjutan.

“EBT adalah energi hari ini dan masa depan, bukan pilihan. Indonesia memang harus beralih ke EBT untuk listrik. Geothermal yang dikerjakan GeoDipa adalah bagian dari upaya menyelematkan bumi dengam pemanfataan energi terbarukan,” ujar Suahasil saat malukan kunjungan ke Pembangkit Listrik Tenaga Panasbumi (PLTP) Small Scale Dieng 10 MW, Sabtu (13/11/2021).

Wamenkeu juga meninjau lokasi pembangunan sumur Dieng 31. Sumur panas bumi yang berada di Desa Karangtengah itu, merupakan salah satu sumur yang bakal memasok uap panas untuk pembangkit PLTP Dieng Unit 2 (55 MW). Potensi energi listrik panas bumi Dieng cukup besar, total setara 400 MW.

Menurut Suahasil, dorongan untuk memaksimalkan EBT sejalan dengan komitmen Indonesia akan mengurangi emisi sesuai perjanjian Paris. Untuk menuju komitmen tersebut, salah satunya dengan memaksimalkan pemanfaatan EBT dan memilih pembangkit listrik batubara untuk ditutup.

“Kita punya target penurunan emisi 29 persen sebagaimana di perjanjian Paris dengan upaya sendiri dan 41 persen penurunan CO2 dengan bantuan internasional. Maka kalau mau menuju komitmen tersebut, pembangkit listrik batubara ada yang harus dipilih untuk ditutup duluan,” ujar Suahasil.

BERITA REKOMENDASI