Lab PCR Terbatas, Sampel Swab di Purbalingga Menumpuk

PURBALINGGA, KRJOGJA.com – RSUD Margono Sukarjo Banyumas sebagai penyedia layanan uji laboratorium Polymerase Chain Reaction (PCR) membatasi sampel swab dari beberapa daerah, satu di antaranya Purbalingga. Di Purbalingga, pembatasan ini membuat sampel swab menumpuk di ruang penyimpanan.

Dinas Kesehatan Purbalingga (Dinkes) mendapat kuota 100 sampel untuk diuji di laboratorium Rumah Sakit Margono. Sementara rumah sakit di Purbalingga mendapat jatah 100 sampel. Artinya, Purbalingga hanya bisa mengirim 200 sampel ke laboratorium RS Margono sebagaimana diamanatkan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah.

Sementara Dinkes Purbalingga melakukan 200 hingga 250 pengambilan sampel swab per hari. Dengan sampel sebanyak itu, hingga hari ini ada penumpukan 500-an sampel di ruang penyimpanan.

“Dengan pengiriman yang terbatas ini, otomatis sampel di Dinkes sudah menumpuk, dan kami khawatirkan tempat penyimpanan sampel tidak mencukupi,” kata Kepala Dinas Kesehatan Purbalingga, Drg Hanung Wikantono pada rapat penanganan Covid-19 dalam menghadapi libur Natal dan Tahun Baru di ruang Sekda Purbalingga, Rabu (23/12/2020) sore.

BERITA REKOMENDASI