Lahan dan Dana Terbatas, Warga Bojong Bangun Masjid Berbentuk Kabah

Editor: Agus Sigit

Dalam memungut sumbangan, setiap kepala keluarga (KK) diberi amplop kosong. Selanjutnya warga mengisi dengan nominal sukarela dan selanjutnya dikumpulkan dalam sebuah kotak di lahan sekitar lokasi masjid.

“Donasi dengan amplop itu untuk mengantisipasi kesenjangan. Kalau pakai catatan kan takutnya liat besaran dari yang lain, malah bisa bikin minder. Kalau amplop dan dimasukan kotak kan tidak terlihat,” ujarnya.

Saat ini, masjid yang diperkirakan bisa menampung sekitar 60 jamaah ini, sedang dalam tahap pengerjaan akhir atau finishing. Meliputi pemasangan paving mengelilingi bangunan masjid.

“Dengan dipaving, bisa digunakan manasik haji,” ujarnya.

Maryono menambahkan, warga sepakat masjid tersebut diberi nama Masjid An-Nur. Saat ini masjid juga belum diresmikan. Meskipun sudah kerap digunakan untuk sholat jamaah. Maryono dan warga setempat berharap peresmian masjid bisa dilakukan oleh Bupati Purbalingga. (Rus)

 

 

BERITA REKOMENDASI