Layanan Publik DPMPTSP Banyumas Raih Juara 2 Nasional

Editor: Agus Sigit

Dijelaskan, ada 20 indikator penilaian. Beberapa indikator, mendapat nilai penuh (100), seperti pelayanan perizinan, berbagai inovasi dan pencegahan dari praktik tindakan korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN). Termasuk komitmen kuat dalam pelayanan.

Amrin menjelaskan untuk Mal Pelayanan Publik (MPP) Banyumas, menjadi rujukan nasional maupun menjadi role model dalam penyusunan Perpres Nomor 25 tahun 2021 tentang MPP. MPP Banyumas kini sudah tersedia 28 gerai dengan 500 jenis layanan. Komunikasi antar OPD sudah terbangun sinergitas dalam ssistem yang terintegrasi. Mengingat, ujung tombak pelayanan publik ada di dinas-dinas teknis.

“Agustus lalu dilakukan penilaian uji petik karena masuk sembilan besar. Presentasi langsung oleh Bapak Bupati. Dalam uji petik ini juga dicroscek ke stokeholder terkait dan singkron. Ini yang mengantarkan Banyumas juara dua. Sebelumnya dalam penilaian mandiri, kita masuk masuk 40 besar dinilai Sukopindo dan cek lapangan Juni lalu. Untuk presentasi dilakukan oleh sekda, selaku ketua tim PPB,” terang Amrin.

Menurut meseki penghargaan ini menjadi kebanggaan, namun bukan menjadi tujuan. Yang utama, kata dia, ini adalah cara untuk memotivasi diri, bahwa bekerja dalam memberikan pelayanan ke masyarakat lebih baik lagi, khususnya kalangan pengusaha dan pelaku usaha. Untuk OPD, supaya dalam bekerja tetap mengikuti intruksi dan ketentuan yang sudah ditetapkan.

“Keberhasilan ini sekaligus wujud realisasi visi-misi bupati-wakil bupati yang pertama, yakni menjadi barometer pelayanan publik di Indonesia. Ini juga dibuktikan ada 100 lebih dari kementrian, provinsi, kabupaten/kota yang sudah studi banding (belajar) ke sini tentang PTSP, MPP dan perizinan berbasis OSS,” pungkas Amrin. (Dri)

 

 

BERITA REKOMENDASI