Mampu Bertahan di Masa Pandemi, Koperasi Tidak PHK Karyawan

Editor: KRjogja/Gus

BANYUMAS, KRJOGJA.com – Koperasi di Banyumas di tengah masa pendemi Covid-19 mampu bertahan, bahkan tidak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap karyawannya.

“Meski mulai terdampak, namun koperasi masih bisa bertahan khususnya yang usaha UMKM, dan petani. Untuk itu Pemkab Banyumas mendorong Koperasi perlu ada inovasi,” kata Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono saat ditemui seusai acara tasyakuran Hari Koperasi Nasional ke 73 di aula Kantor Dinas Tenaga Kerja Koperasi UKM Kabupaten Banyumas, Selasa (14/7/2020).

Untuk itu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) mendorong Koperasi untuk berinovasi.Selain itu Koperasi untuk bisa melakukan ekspor langsung sehingga keuntungan akan lebih besar.

Sadewo, mencontohkan untuk koperasi gula semut jika melakukan ekspor langsung ke negara tujuan di Eropa dan Amerika akan memutuskan mata rantai produksi.

“Yang biasanya Koperasi atau perajin menjual ke eksoportir dan oleh diolah lagi oleh eksportir baru diekspor. Maka jika Koperasi mampu langsung mengekspor langsung maka keuntungan akan lebih besar,” ungkapnya. Untuk bisa mengekspor langsung Koperasi haru memiliki inovasi, termasuk mutu dan kualitas.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Koperasi dan UKM, Joko Wiyono menambahkan dari 1000 Koperasi lebih yang ada di Banyumas dalam kondisi pandemi Covid-19 hingga saat ini masih bisa bertahan. “Bahkan tidak ada sama sekali pemutusan hubungan tenaga kerja dengan karyawan di Koperasi,” ungkapnya.

Bertahannya Koperasi di Banyumas di masa pandemi Covid-19, karena usaha mereka di bidang pertanian seperti KUD dan Koperasi UMKM yang menggunakan bahan lokal. (Dri)

Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono memberikan potongan tumpeng kepada Ketua Dekopinda Banyumas. (Foto:Driyanto)

BERITA REKOMENDASI