Masyarakat Perhutanan Diajak Program Jamsostek

Editor: Agus Sigit

PURWOKERTO, KRJogja.com – Masyarakat Perhutanan diminta untuk mengikuti program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek). Ajakan itu disampaikan oleh Direktur Kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK Zainudin, Kamis (31/3/2022) malam di Baturraden, Purwokerto.

Zainudin mengatakan hal itu saat memberi sambutan pada acara Penandatanganan Kerja Sama BPJS Ketenagakerjaan dengan Perum Perhutani serta penyerahan klaim santuan program Jamsostek di Hotel Quen Garden, Baturraden. “Tadi kita menyaksikan penyerahan santuan kepada ahli waris para penderes, ada juga karyawannya Perhutani,” kata Zaenudin.

Menurutnya santunan yang diberikan BPJS Ketenagakerjaan itu bisa digunakan untuk hal-hal yang lebih bermanfaat karena bisa untuk biaya sekolah atau kuliah dengan adanya beasiswa.

Untuk ia mengajak masyarakat desa hutan yang bekerja di sektor perhutanan sosial untuk ikut serta dalam program Jamsostek. “Iurannya sangat murah, hanya Rp16.800 per bulan,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut ia menceritakan peserta BPJAMSOSTEK, alamarhum Subejo yang merupakan karyawan Perum Perhutani itu meninggalkan seorang anak yang masih kuliah.

Almarhum Subejo meninggalkan seorang anak bernama Bagus, yang masih kuliah. ” Mas Bagus kuliah ya, karena beasiswa mas Bagus itu sampai lulus kuliah sudah ditanggung oleh negara melalui BPJS Ketenagakerjaan, mas Bagus harus kuliah benar, bikin bangga almarhum bapak,” katanya.

Santunan yang diberikan oleh BPJS Ketenagakerjaan tidak akan bisa menggantikan sosok bapak.
Akan tetapi minimal, santunan yang diberikan BPJS Ketenagakerjaan itu bisa digunakan untuk hal-hal yang lebih bermanfaat karena bisa untuk biaya sekolah atau kuliah dengan adanya beasiswa.(Dri)

 

BERITA REKOMENDASI