Mau Mencangkul Tanah, Malah Temukan Empat Kerangka Manusia

BANYUMAS,KRJOGJA.com – Warga Dusun Karanggandul,Desa Pasinggangan, Kecamatan dan Kabupaten Banyumas digegerkan dengan ditemukannya empat kerangka manusia yang diduga masih  satu keluarga. Saat ditemukan kerangka tersebut masih memakai baju, ditemukan dalam satu lobang dengan kedalaman sekitar 50 centimeter di halaman belakang rumah Misem (76) warga ,RT 7/3.

Warga menduga  empat kerangka itu ada kemungkinan korban pembunuhan. Sejumlah anggota Reskrim dan Inavis Polres Banyumas, Minggu (25/8/2019) masih melakukan pemeriksaan di lokasi penemuan kerangka dan rumah Misem. Selain memeriksa lokasi kejadian polisi hingga Minggu  malam juga masih memintai keterangan empat orang, yang tiga orang diantaranya masih keluarga Misem.

Informasi yang dihimpun KRJogja.com di lokasi kejadian, menyebutkan  temuan emapat kerangka manusia yang masih lengkap pakai pakai baju tampa dibungkus kain kafan  diketahui oleh Rasman (63) warga setempat saat sedang membersihkan kebun di belakang rumah Misem.

Rasman sebelumnya diminta Misem untuk membersihkan kebun belakang rumah,pada Kamis (22/8/2019) lalu. Saat sedang mencangkul tanah dibelakang rumah Misem, dengan kedalaman sekitar 50 centimeter menemukan kain dan kerangka manusia, didalam tanah.

Temuan itu oleh Rasman tidak langsung diberitahukan kepada warga setempat. Baru pada hari Sabtu (24/8) Rasman menceritakan temuan tersebut kepada Saren (55) yang rumahnya berada di belakang kebun." Temuan itu oleh warga dilaporkan kepada perangkat desa dan diteruskan ke polisi Sabtu petang," kata Sihad (49) warga setempat.

Malam harinya sejumlah  polisi dari Polres Banyumas dan Polsek Banyumas langsung  ke lokasi dan mengevakuasi kerangka manusia tersebut ke rumah sakit, untuk dilakukan pemeriksaan.

Kapolres Banyumas AKBP Bambang Yudhantara Salamun, saat dihubungi KR, menjelaskan berkaitan temuan empat kerangka manusia itu, pihaknya masih  masih melakukan penyelidikan, dan memeriksa sejumlah saksi."Polisi masih melakukan penyelidikan dan memeriksa sejumlah saksi," kata AKBP Bambang YS.

Dari hasil penelusuran wartawan KRJOGJA.com dengan memintai keterangan sejumlah warga setempat, menyebutkan keluarga Misem  dan anaknya yang rumah bersebelahan dalam kehidupan bermasyarakat sangat tertutup dan jarang bersosialisasi.

Bahkan ketika ditanya dengan empat keluarganya yang sudah lima tahun tidak pernah kelihatan atau menghilang pihak keluarga menjelaskan, mereka  sedang merantau. Namun pada Kamis (22/8) lalu ditemukan empat kerangka manusia yang diduga kemungkinan mereka adalah kerangka keluarganya yang dikabarkan sedang merantau.(Dri)

BERITA REKOMENDASI