Mendidik Anak Milenial, Ajak Dialog dan Apresiasi

Editor: Agus Sigit

PURWOKERTO, KRJogja.com – Sekitar 400 wali murid Sekolah Dasar (SD) Al Irsyad 2 Purwokerto, Sabtu (29/2/2020) diberi edukasi cara mendidik anak di era milenal melalui Seminar Parenting Berbicara Tanpa Cela dengan Narasumber Coach Henry Krisjgman di aula Fakultas Hukum Unsoed Purwokerto.

“Kegiatan seminar nasional ini digelar oleh Komite SD Al Irsyad 2 Purwokerto, dengan tujuan untuk mengedukasi wali murid di era milenial agar anak menjadi cerdas, mulia dan taat kepada orang tua,” kata Ketua Komite SD Al Irsyad 2 Purwokerto, Awal Iing kepada KRJogja.com.

Menurutnya pada intinya komite ingin mengedukasi orang tua atau wali murid bagaimana cara mendidik anak yang benar di era milenal dengan cara menyimak keinginan anak. “Kegiatan seperti akan dilakukan tiap tahun,” tambahnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Irawati yang ikut hadir dalam seminar menyambut baik. “Sejak awal parenting bagus,” ungkapnya. Bahkan Dinas Pendidikan akan mengandopsi untuk Sekolah Dasar Negeri yang ada di Banyumas.

Coach Henry Krisjgsman selaku pembicara dalam seminar parenting, berbicara tanpa cela, menjelaskan di era mileneal ada beberapa konsep yang harus dilakukan orang tua untuk mendidik anaknya yakni sebagai pemandu anak untuk usia 0-7 tahun, kemudian untuk usia 7 -14 orang tua sebagai panutan atau contoh, selanjutnya untuk usia anak 14-21 orang tua sebagai konsultan, dan pada usia 21-28 peran orang tua sebagai sponsor atau penyemangat.

“Orang tua sekarang dalam mendidik anak harus membangun dialog, menyimak pembicaraan anak dan jangan mengintruksikan,” pinta Henry. Ia menambahkan anak milenial saat ini membutuhkan apresiasi. Kemudian anak milenial saat ini ada kecenderungan teknologi menggantikan peran orang tua seperti curhat melalui media sosial. Padahal orang tua dalam mendidik anak harus inten dan tidak dapat tergantikan. (Dri)

 

BERITA TERKAIT