Mengutil Barang Kiriman, Sopir Mobil Box Diringkus

Editor: KRjogja/Gus

CILACAP, KRJOGJA.com – Sepandai-pandai tupai melompat akhirnya jatuh juga, ibarat itu pas juga dengan perilaku dua orang pengemudi mobil box ekspedisi barang-barang untuk suatu mini market. Karena perbuatan jahatnya mengutil barang-barang dari mobil box yang dikemudikannya akhirnya kepergok juga karyawan perusahaan ritel yang memiliki jaringan di seluruh wilayah RI. Sehingga akhirnya kedua pengemudi mobil box itu KAP (32) warga Dusun Karanganyar RT 02 RW 01 Desa Jambusari Kecamatan Jeruklegi Kabupaten Cilacap dan Ar (32) warga Desa Rempoah RT 05 RW 05 Kecamatan Baturaden Kabupaten Banyumas diringkus tim reskrim Polres Cilacap.

 Keduanya diamankan bersamaan dengan barang bukti satu unit mobil box dengan pengunci pintu yang sudah dimodifikasi sehingga mudah dibuka dan sejumlah barang kebutuhan harian, diamankan untuk proses lanjut.

Kapolres Cilacap apolres Cilacap AKBP Djoko Julianto melalui Kasat Reskrim AKP Ongko Gradiarso Sukahar, Kamis (29/08/2018,mengatakan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan Fathul Ulum (37), karyawan perusahaan ritel di Cilacap warga Desa RT 02 RW 01 Desa Susamangir Kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas, yang mengaku telah memergoki dua orang karyawan mobil ekspedisi barang perusahaannya yang tengah menurunkan sejumlah barang dari mobil box yang dikemudikan tersangka di daerah Wlahar, Adipala, Cilacap.
 
Padahal seingatnya mobil box pengangkut barang-barang perusahaannya dilarang diturunkan di sembarang tempat. "Dan yang berhak membuka pintu box mobil ekspedisi tersebut, hanya karyawan gudang dan karyawan mini market yang dituju, karena merekalah pemegang kunci box mobil ekspedisi itu,"lanjutnya.

Berbekal kasus tersebut, Fathul berkoordinasi dengan bagian gudang dan mendapati adanya laporang dari sejumlah sejumlah mini market yang mengaku kehilangan sejumlah barang yang dikirim melalui mobil ekspedisi. Memastikan jika dalam pengiriman barang terjadi pencurian, maka kasus tersebut dilaporkan ke Polres Cilacap. "Karena indentitas tersangka jelas, sehingga memudahkan kami menangkap para tersangkanya,"lanjutnya.

Kepada Petugas, tersangka KAP dan Ar mengakui telah berkali-kali mencuri barang-barang yang ada didalam mobil box ekpedisi yang dikemudikannya. "Dalam tiga bulan dilakukan sekitar 10 kali,"tuturnya. Barang-barang hasil curian itu diturunkan di tengah perjalanan dan dijual ke warung-warung. Menurutnya, hal itu dilakukan setelah mobil box yang dikemudiannya pernah mengalami kecelakaan dan rusak ada kunci pintu box."Dulunya kunci box itu dikeling, karena rusak diganti menggunakan baut, sehingga memudahka dalam membongkar pintu mobil box di tengah perjalanan,"tambahnya. (Otu)

 

    

 

BERITA REKOMENDASI