Merampok Kakek, Residivis Diringkus

Editor: Ivan Aditya

CILACAP, KRJOGJA.com – Duel antara Suharyono (70) warga Kelurahan Mertasinga Kecamatan Cilacap Utara Kabupaten Cilacap dengan residivis YS (33) warga Kelurahan Tambakreja Cilacap Selatan berakhir dengan kekalahan. Tidak hanya mengalami kerugian materi, namun kakek itupun harus dilarikan ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan karena kepala korban mengalami bocor terbentur dinding. Tulang rusuknya patah, giginya tanggal satu dan luka lecet di punggung.

Duel itu terjadi, karena YS kepergok tengah mencuri dompet tersimpan di saku celana korban yang tergantung di cantelan pakaian. Spontan korban menyergap tersangka dengan memegangi kedua tangan tersangka, namun di luar dugaan tersangka memberontak sehingga terjadi duel antara tersangka dan korban.

Pukulan tangan kosong tersangka sempat mendarat tepat di kepala korban yang mengakibatkan korban terjatuh dengan posisi kepalanya membentur tembok atau dinding rumah korban.v Mengetahui korban terjatuh, tersangka segera kabur dengan menggondol dompet korban yang berisi uang tunai Rp 900.000, satu lembar KTP atas nama Suhardjono, satu lembar SIM C dan satu lembar kartu identitas pensiun atas nama Suhardjono pula.

Tetangga korban yang mengetahui peristiwa itu segera melaporkan kasusnya ke Polsek Cilacap Utara. Kapolsek Cilacap Utara AKP Totok Nuryanto bersama anggotanya segera melakukan pengejaran.

Ketika tersangka tengah melarikan diri ke semak-semak di sekitar Jalan Urip Sumoharjo Cilacap Utara, tersangka terjatuh sehingga dengan mudah anggota Polsek Cilacap Utara meringkusnya. Tersangka Ys digiring ke Polsek Cilacap Utara untuk pemeriksaan, sedang korban yang terluka dirujuk ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan.

Kepada petugas tersangka membenarkan tengah berupaya mencuri dompet korban, namun upaya tersebut dipergoki korban. “Sehingga untuk melepaskan diri dari sergapan korban, tersangka memukul kepala korban hingga terjatuh,” ungkap Dery Agung Wijaya melalui Kasat Reskrim AKP Rifeld Constatien Baba, Jumat (27/11/2020 ).

Terkait terkuaknya kasus penganiayaan itu, tersangka akan dijerat pasal 365 ayat 2 huruf 4e KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama lamanya dua belas tahun. (Otu)

BERITA REKOMENDASI