Motor Curian Dipreteli, Dijual Ketengan

Editor: KRjogja/Gus

PURBALINGGA, KRjogja.com – RN (21) warga Desa Lamuk Kejobong Purbalingga menjual sepeda motor hasil curiannya dengan cara ketengan. Sebelum dijual, bodi dan mesin motor curian itu dipreteli. Dengan menjual secara ketengan, RN dan rekannya yang masih buron bisa lebih cepat mendapatkan uang.

"RN bersama rekannya melakukan aksi curanmor di area parkir Pasar Segamas pada Selasa malam 27 Pebruari lalu. Kami menangkap RN di rumahnya pekan lalu," tutur Kabag Operasional Polres Purbalingga, Kompol Herman Setyono, Kamis siang (22/3).

Herman yang didampingi Kasat Reskrim AKP Tarjono Sapto menambahkan, saat ditangkap, sepeda motor Suzuki Satria bernomor polisi hasil curiannya tinggal tersisa rangka sasis dengan nomor MH8BG41CABJ-492331, tengki bahan bakar, jok, 'shock absorber', tebeng, knalpot, rem depan dan belakang, serta mesin sepeda motor. Disamping bagian bodi yang sudah terpisah-pisah, ditemukan pula satu unit sepeda motor Suzuki Thunder warna hitam dengan nopol R 6893 ZS.

Polisi juga mengamankan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) sepeda motor Suzuki Satria atas nama Jafrizal, warga Rokan Hulu Riau.

Dalam aksinya, RN bertugas mengamati situasi. Sementara rekannya, SL berperan sebagai eksekutor dengan menggunakan kunci leter T. "Tersangka RN merupakan residivis. Sebelumnya pernah terlibat kasus pidana yang sama," ujar Herman.

RN dijerat dengan pasal 363 (1) KUHP jo pasal 55 (1) dengan ancaman penjara paling lama tujuh tahun. Sedangkan SL masih dalam pengejaran polisi. (Rus)

BERITA REKOMENDASI