Mulai Pekan Depan, 70 Persen ASN Purbalingga ‘Dirumahkan’

Editor: Agus Sigit

PURBALINGGA, KRjogja.com – Mulai pekan kantor-kantor di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga bakal lengang. Bupati Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi) memutuskan dari tanggal 23 hingga 29 Maret, 70 persen Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab ‘dirumahkan’. Kebijakan itu terkait upaya mencegah penyebaran Covid 19 yang tengah menjadi momok dunia.

“Aturan itu tidak berlaku pada OPD (Organisasi Perangkat Daerah) yang menangani kesehatan. Seperti rumah sakit dan puskesmas,” tutur Bupati Tiwi, Kamis sore (19/3/2020).

Tiwi yang didampingi Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Latihan, Heriyanto menambahkan, pada setiap OPD yang meliburkan 70 persen pegawainya, akan dilakukan semacam shift masuk dan libur. Pengaturan shift itu diserahkan kepada pimpinan OPD masing-masing.

“Yang tidak ikut libur itu pejabat pada dua level tertinggi di masing-masing OPD,” ujarnya.

Diingkungan sekretariat daerah, sekretariat DPRD dan dinas serta badan, pejabat eselon II dan eselon III tidak ikut libur. Demikian pula di lingkungan kantor kecamatan. camat dan sekcam wajib masuk kantor. (Rus)

BERITA TERKAIT