Musim Kemarau, Warga Tanam Palawija Di Pinggir Sungai

BANYUMAS, KRJOGJA.com – Masyarakat menanam sayur-mayur, palawija dan lainnya bisa di manapun dan kapanpun. Bagi warga yang tak punya lahan, maka permukaan sungai yang keringpun bisa jadi lahan menanam. Termasuk areal permukaan sepanjang Sungai Tajum yang ada di Desa Darmakeradenan Kecamatan Ajibarang.

Ruminah (40) bersama belasan warga Dusun Kalibeber Desa Darmakradenan telah rutin menanami areal sungai kering ketika kemarau tiba. Setelah menanam palawija, ubi atau kacang-kacangan, mereka berharap agar langit tak segera menurunkan hujan. Sebab, ketika hujan, dipastikan tanamannya akan tersapu banjir.
 
"Saya kan petani penggarap yang tidak punya lahan milik sendiri. Maka, menanam di pinggir sungai saat hujan mulai jarang seperti sekarang ini ibaratnya mengadu nasib. Jadi tak ada jaminan menuai, apalagi ketika waktu telah mendekati musim hujan. Tapi tetap saja kami menanam," jelas Ruminah, Selasa (16/5). 

Kebiasan bercocok tanam di aliran sungai ini sudah rutin dilakukan tiap kemarau tiba. Tanaman palawija itu akan dirawat oleh warga setempat sambil mengambil air untuk keperluan pribadi. Soalnya ketika musim kemarau tiba, banyak warga yang kesulitan mendapatkan air bersih. (Ero)

BERITA REKOMENDASI