Nasib 11 Awak Kapal Pisang VI Masih Misterius

CILACAP(KRjogja.com) – Kendati bangkai kapal motor Pisang VI sudah bisa ditarik ke Cilacap dan bodi kapal sudah separohnya menyembul ke permukaan perairan, namun kejelasan 11 awak kapal ikan yang mengalami naas di perairan Pangandaran, Jawa Barat itu masih nihil. Hingga kini pihak SAR terus melakukan pencarian.

Setelah berhasil ditarik diketahui bau bahan bakar minyak (BBM) kapal yang diperkirakan tumpah didalam kabin kapal tampak lebih menusuk hidung. "Bau BBM solar lebih menyengat," ujar Komandan SAR Wijayakusuma Cilacap Woyo, kepada KRjogja.com di sela-sela pengangkatan bangkai kapal di sekitar dermaga Batubara Batrai Cilacap, Minggu (07/08/2016).

Menurutnya, semula pihaknya memperkirakan ada sejumlah awak kapal yang terjebak dan tewas didalam kabin Kapal Motor (KM) Pisang VI.  Hal itu dikuatkan dengan menebarnya bau menyengat atau bau sejenis mayat yang sudah membusuk, saat bangkai KM Pisang VI itu diangkat untuk dikembalikan posisinya dengan kabin kapal berada diatas permukaan laut.

"Bau mayat sudah tercium saat posisi kapal sudah miring sebagian kabin kapal menyembul. Hanya saja, kami belum bisa memastikan apakah benar ada awak kapal yang terjebak didalam kabin kapal dan tewas itu," lanjutnya. Hanya saja, ketika separoh bodi kapal sudah menyembul dipermukaan, bau BBM jenis solar lebih kental.

Dijelaskan, Minggu sore tim SAR gabungan sudah bisa memasang sejumlah drum kosong dengan maksud, ketika air laut pasang kembali bangkai kapal ikan itu menjadi lebih mudah dikembalikan seperti semula.

"Puncak air laut pasang itu akan terjadi pada pukul 23.00 hingga tengah malam. Kami memang berharap kabin kapal bisa terangkat, sehingga akan memudahkan anggota SAR untuk masuk ke kabin kapal. Siapa tahu diantara 11 awak kapal tersebut ada yang terjebak di dalam kabin. Kami juga telah menyiapkan beberapa kantong jenazah, tinggal dibawa ke lokasi hanya saja masih menunggu perintah dari Tim SAR gabungan," jelasnya. (Mak)

 

BERITA REKOMENDASI