Nelayan Cilacap Minta Ada Pelayanan Keluatan Satu Atap

CILACAP, KRJOGJA.com – Para nelayan, terutama nelayan Cilacap mengeluhkan tentang lamban atau lamanya proses pengurusan surat-surat izin usaha perikanan (SIUP), surat izin penangkapan ikan (SIPI), dan surat izin pengangkutan ikan (SIKPI) maupun surat izin kelaikan kapal. Disamping itu, masa berlaku sejumlah surat izin itu tidak seragam, sehingga mempersulit nelayan jika akan pergi melaut.

“Kalau kita mau melaut, ternyata salah satu surat itu tidak ada atau sudah mati, maka kita juga tidak bisa mengurus surat-surat lainnya,” ujar Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Cilacap Sarjono, Senin (27/07/2020). Disisi lain, mengurus surat-surat izin tersebut tidak pada satu tempat, sehingga nelayan harus mengeluarkan biaya ekstra untuk perjalanan.

“Ada yang harus ke Jakarta untuk kapal diatas 30 gross ton dan Semarang untuk 5-30 Gross Ton, atau tergantung bobot kapal yang digunakan untuk melaut,” lanjutnya.

BERITA REKOMENDASI