Nelayan Kampunglaut Hilang Saat Mencari Lobster

Editor: Ivan Aditya

CILACAP, KRJOGJA.com – Dua korban tewas akibat perahu terbalik setelah menabrak jembatan di Sungai Ciberem sekitar Desa Panikel Kecamatan Kampunglaut Cilacap telah ditemukan semua jenazahnya, menyusul ditemukannya korban Asep yang dalam keadan sudah menjadi mayat, Jumat (05/02/2021) sore.

“Jenazah Asep sudah dievakuasi tim SAR gabungan dan sudah divisum serta diserahkan ke keluarganya untuk dimakamkan,” ujar Kepala kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Cilacap I Nyoman Sidakarya, Sabtu (06/02/2021).

Perahu berpenumpang 4 orang dilaporkan menabrak jembatan Sungai Ciberem mengakibatkan seorang nenek ditemukan tewas tenggelam. Asep penumpang perahu lainnya hilang terhanyut dan dua penumpang lainnya, Kaswin alias Amir (46) dan Iwang (17) berhasil menyematkan diri berenang ke tepian, Kamis (04/02/2021).

Korban tewas Nenek Carmi (90) warga Brebes, ditemukan jenazahnya di perairan Simpang Selatan yang berjarak sekitar 2 kilometere dari lokasi kejadian. Tim SAR gabungan menemukan jenazah Asep tidak jauh dari lokasi kejadian.

“Dengan telah ditemukannya seluruh korban tewas akibat perahu terbalik menabrak jembatan, maka Tim Basarnas terkonsentrasi melakukan pencarian terhadap seorang nelayan Desa Ujunggagak Kecamatan Kampunglaut yang hilang ketika tengah menjaring udang lobster di Pantai Selok Bokong Nusakambangan, Cilacap,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnyam Jumat (06/02/2021) korban hilang Supri (47) warga Dusun Karangsari Desa Ujunggagak Kecamatan Kampunglaut Cilacap bersama Narto (43), Warsono (30) dan Indra (22) pergi melaut menjaring udang lobster di perairan pantai Selatan Nusakambangan. Namun naas ketika mereka tengah menarik jaring mendadak muncul gelombang tinggi yang menghantam perahu mereka.

Akibatnya perahu mengalami pecah dan terbalik, sedang seluruh penumpangnya tercebur ke laut. Korban Narto, Warsono dan Indra berhasil menepi ke pentai dan selamat dengan berenang, sedang korban Supri hilang terhanyut.

“Hari ini, kami mengerahkan tiga tim untuk melakukan pencarian melalu LKK ke arah selatan perairan Nusakambangan, dari LKK sekitar 2 kilometer ke arah utara sampai Segara Anakan dan pencarian di sekitar pantai Ranca babakan,” tambahnya. (Otu)

BERITA REKOMENDASI