Nenek Misem Gagal Dibunuh, Ini Sebabnya

Editor: KRjogja/Gus

PURWOKERTO, KRJogja.com – Setelah melakukan pra rekaulang petugas Satuan Reserse Kriminal Polres Banyumas berhasil mengungkap fakta baru dalam kasus pembunuhan satu keluarga di Desa Pasinggangan, Kabupaten Banyumas.

Kanit III Satreskrim Polres Banyumas Ipda Rizky Adhiansah Wicaksono, menjelaskan,polisi mendapat informasi bahwa ternyata  Misem sempat dibekap oleh kedua eksekutor pembunuh empat korban yakni Irfan dan  Putra yang merupakan pelaku utama dalam kasus pembunuhan, hingga satu  giginya Misem lepas.

"Fakta baru itu terungkap setelah empat tersangka melakukan pra rekontruksi," kata
Ipda Rizky Adhiansah Wicaksono.

Menurutnya peristiwa itu terjadi saat Misem yang sudah dipindahkan ke rumah Saminah (anak kedua Misem serta ibu dari Irfan dan Putra, red.) mendengar tangisan dan teriakan para korban dari dalam rumahnya (rumah Misem, red.) yang berjarak sekitar 5 meter.

Berita terkait:

Kasus Penemuan 4 Kerangka di Banyumas, Dibunuh Karena Masalah Warisan!
Mau Mencangkul Tanah, Malah Temukan Empat Kerangka Manusia

Saat itu Misem curiga sehingga mencoba masuk ke dalam rumahnya melalui pintu samping namun ketahuan oleh Irfan. Kemudian Irfan segera menutup mulut dan muka neneknya hingga satu gigi Misem tanggal. Saat itu juga  Misem syok hingga akhirnya pingsan.

Bahkan kedua pelaku berdebat karena Irfan menginginkan agar nenek ikut dibunuh namun Putra menolaknya dan memanggil Saminah,ibunya.

Saminah pun menolak keinginan Irfan untuk membunuh Misem yang merupakan ibu kandungnya. Selama hampir lima tahun Misem merasa terancam sehingga dia tidak mau mengeluarkan pernyataan maupun informasi kepada polisi. (Dri)

BERITA REKOMENDASI